Reksadana saham banyak dipilih investor yang ingin menumbuhkan aset dalam jangka panjang, dengan nilai yang bisa naik turun mengikuti kondisi pasar.
Karena itu, memahami data dasar sebuah produk sebelum membeli menjadi langkah penting bagi pemula maupun investor berpengalaman.
Artikel ini membahas pengertian reksadana saham, lima produk dengan kinerja tiga bulan terbaik, dan hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih.
Apa Itu Reksadana Saham?
Reksadana saham adalah wadah investasi yang menempatkan sebagian besar dananya di saham dan dikelola oleh manajer investasi profesional.
Dengan cara ini, investor dapat ikut merasakan pertumbuhan pasar saham tanpa perlu memilih saham satu per satu.
Potensi imbal hasilnya lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang atau pendapatan tetap, dan risiko fluktuasinya juga ikut meningkat.
5 Reksadana Saham dengan Kinerja Tiga Bulan Terbaik
Berikut lima produk dari katalog reksadana saham di Makmur.id yang masuk daftar kinerja tiga bulan terbaik, berdasarkan pembaruan data per 7 Oktober 2026. Rincian pendukung di bawah ini memakai angka kinerja satu tahun terakhir agar gambaran performanya lebih komprehensif, dan data dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
- Sucorinvest Maxi Fund
Berdasarkan data katalog, Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unitnya tercatat Rp2.627,77 dengan kinerja satu tahun naik 19,72% dan dana kelolaan Rp1,23 triliun. Angka kenaikan ini menjadi yang tertinggi di antara kelima produk dalam daftar. Angka tersebut sebaiknya dibaca bersama tujuan dan profil risiko Anda, karena kinerja masa lalu belum tentu terulang.
- Sucorinvest Equity Fund Kelas A
NAB per unitnya tercatat Rp2.658,35 dengan kinerja satu tahun naik 4,68%. Dana kelolaannya sebesar Rp1,58 triliun, yang terbesar di antara produk lain dalam daftar. Dana kelolaan menunjukkan total aset yang dikelola sebuah produk, sehingga dapat menjadi salah satu data pembanding antarproduk.
- Sucorinvest Sharia Equity Fund
Produk ini tercatat mengalami kenaikan kinerja satu tahun sebesar 4,06%. Produk ini dikelola dengan prinsip syariah, sehingga relevan bagi investor yang mencari instrumen sesuai prinsip tersebut. Pilihan saham dalam portofolionya umumnya lebih terbatas dibanding reksadana saham konvensional karena harus memenuhi kriteria syariah.
- Insight Wealth
Kinerja satu tahunnya tercatat naik 3,51%. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif meski lebih moderat dibanding produk teratas. Data ini dapat menjadi pembanding bagi produk dengan kenaikan yang lebih tinggi.
- Sucorinvest Sustainability Equity Fund
Produk ini tercatat naik 3,37% dalam satu tahun. Reksadana ini mengusung tema keberlanjutan. Tema tersebut umumnya berfokus pada perusahaan yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Reksadana Saham
Kinerja yang tinggi belum tentu cocok untuk semua orang, sehingga ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan terlebih dahulu.
- Tujuan dan Jangka Waktu Investasi
Reksadana saham umumnya lebih sesuai untuk tujuan jangka panjang. Dana yang akan dipakai dalam waktu dekat sebaiknya ditempatkan di instrumen yang lebih stabil.
- Profil Risiko
Setiap investor memiliki kenyamanan yang berbeda terhadap naik turunnya nilai investasi. Pastikan Anda siap melihat nilai investasi berfluktuasi sebelum memilih produk berbasis saham.
- Biaya Pengelolaan
Rasio biaya atau expense ratio memengaruhi hasil bersih yang diterima investor. Membandingkan biaya antarproduk membantu Anda menilai efisiensi sebuah reksadana.
- Kinerja Masa Lalu
Angka historis berguna sebagai bahan pertimbangan, dan hasilnya tidak menjamin pencapaian yang sama di masa depan. Karena itu, lihat juga konsistensi kinerja dalam beberapa periode.
Memulai Investasi Reksadana Secara Bertahap
Investor pemula dapat memulai dari nominal kecil, lalu menambahnya secara berkala sesuai kemampuan keuangan. Cara ini membantu Anda mengenal pergerakan pasar sambil menyesuaikan strategi investasi.
Untuk membandingkan berbagai pilihan produk reksadana beserta data terbarunya, Anda dapat mengunjungi Makmur.id sebagai salah satu sumber referensi.
Sebelum menentukan pilihan, cocokkan tujuan keuangan dan jangka waktu investasi Anda dengan karakteristik produk, lalu pelajari prospektus dan fund fact sheet masing-masing reksadana.





