
Cara Membuat Rekening Bisnis BCA, Mandiri, OCBC, BNI, dan BRI Terbaru
Membuka rekening bisnis merupakan salah satu langkah fundamental setelah perusahaan memperoleh dokumen legalitas usaha. Rekening bisnis membantu perusahaan untuk memisahkan uang pribadi dan uang operasional, memantau arus kas, menerima pembayaran pelanggan, membayar vendor, menjalankan payroll, serta menyiapkan riwayat transaksi yang lebih profesional. Umumnya, pengusaha seringkali mencampur uang bisnisnya ke dalam rekening pribadi. Menurut saya, ini langkah yang kurang tepat. Sejak awal sebaiknya para pengusaa memisahkan uang bisnis dengan uang pribadi ke rekening terpisah. Apa alasannya? Pertama, supaya memudahkan pembukuan keuangan bisnis. Selain itu, juga dapat membangun jejak transaksi yang dapat digunakan ketika perusahaan mengajukan kredit, mengikuti tender, menjalani audit, atau bekerja sama dengan perusahaan lain. Penjelasan lebih lanjutnya, ada di bawah ini. Mengapa Bisnis Perlu Memiliki Rekening Khusus? Rekening bisnis dibutuhkan untuk memisahkan transaksi perusahaan dari keuangan pribadi, memperkuat pengendalian internal, dan menghasilkan riwayat transaksi yang lebih mudah dipertanggungjawabkan. Rekening atas nama badan usaha juga dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan ketika bertransaksi dengan pelanggan, vendor, investor, dan lembaga keuangan. Manfaat utama kalau punya rekening khusus perusahaan meliputi: Nilai kredit UMKM di Indonesia mencapai sekitar Rp1.498,64 triliun pada Maret 2026. Data tersebut menunjukkan besarnya peran pembiayaan formal bagi pengembangan usaha, meskipun kepemilikan rekening bisnis tidak otomatis membuat perusahaan memperoleh pinjaman. Bank tetap menilai kemampuan membayar, legalitas, laporan keuangan, arus kas, agunan apabila dipersyaratkan, serta rekam jejak debitur. Sebagai contoh, Bank Mandiri mencantumkan rekening koran atau riwayat rekening minimal enam bulan sebagai salah satu dokumen dalam pengajuan kredit investasi. Penggunaan pembayaran formal juga dapat membantu perusahaan memperoleh data transaksi yang lebih tertib. Penelitian terhadap 120 pelaku UMKM di Surabaya menemukan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume transaksi. Namun, dampak QRIS terhadap omzet tetap dapat berbeda berdasarkan karakteristik pelanggan, lokasi usaha, dan tingkat penggunaan pembayaran digital. Syarat Umum Membuka Rekening Bisnis dan Rekening Korporasi Syarat pembukaan rekening bisnis umumnya terdiri atas identitas pengurus, dokumen pendirian perusahaan, NPWP, NIB, data pemegang saham, dan informasi pemilik manfaat. Bank dapat meminta dokumen tambahan sesuai bentuk badan usaha, tingkat risiko kegiatan, struktur kepemilikan, serta hasil proses Know Your Customer atau KYC. Dokumen yang sebaiknya dipersiapkan meliputi: Bank wajib menerapkan proses identifikasi, verifikasi, dan pemantauan nasabah berdasarkan ketentuan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme. Kewajiban tersebut diatur antara lain dalam POJK Nomor 8 Tahun 2023. Perbandingan Rekening Bisnis BCA, Mandiri, OCBC, BNI, dan BRI Setiap bank memiliki fokus produk yang berbeda. BCA dan Mandiri kuat untuk transaksi giro dan ekosistem korporasi, OCBC menawarkan fleksibilitas transaksi digital dan valas, BNI menyediakan pilihan tabungan bisnis serta BNIdirect, sedangkan BRI memiliki jaringan unit kerja yang luas dan dukungan QLola. Bank Produk yang Relevan Setoran Awal yang Dicantumkan Kanal Bisnis BCA Giro BCA atau Tahapan Gold Giro Rp1 juta; Tahapan Gold Rp10 juta KlikBCA Bisnis Mandiri Mandiri Giro untuk badan usaha Rp1 juta Kopra by Mandiri OCBC Giro bisnis/Nyala Bisnis Mulai sekitar Rp1 juta untuk produk tertentu OCBC Business BNI Taplus Bisnis Non Perorangan atau BNI Giro Berbeda menurut kategori produk BNIdirect Bisnis BRI BritAma Bisnis atau Giro BRI Umumnya Rp1 juta untuk badan usaha QLola by BRI Nominal, biaya, saldo minimum, dan ketentuan pembukaan dapat berubah. Calon nasabah perlu memeriksa kembali Ringkasan Informasi Produk dan Layanan sebelum mengajukan permohonan. Cara Membuat Rekening Bisnis di BCA Untuk PT, CV, yayasan, koperasi, atau badan usaha lain, Giro BCA merupakan pilihan yang lebih jelas karena produk tersebut memang tersedia bagi nasabah badan. Tahapan Gold mencantumkan setoran awal Rp10 juta, sedangkan Giro BCA Rupiah mencantumkan penempatan awal Rp1 juta. Dokumen badan usaha untuk Giro BCA dapat mencakup identitas dan NPWP pengurus maupun pemegang saham, NPWP badan, akta pendirian, akta perubahan, pengesahan Kementerian Hukum, NIB, dan perizinan lain sesuai risiko usaha. Langkah pembukaannya: 1. Tentukan Produk Rekening Pilih Giro BCA apabila rekening akan dibuka atas nama PT, CV, koperasi, yayasan, atau organisasi. Giro BCA Rupiah mencantumkan penempatan awal dan saldo minimum sebesar Rp1 juta. 2. Periksa Dokumen Perusahaan Pastikan nama, alamat, susunan pengurus, pemegang saham, dan kegiatan usaha sudah sama pada: Apabila terdapat perubahan direksi atau pemegang saham, selesaikan terlebih dahulu pencatatan perubahannya sebelum mengajukan rekening. 3. Tentukan Pengurus yang Datang ke Bank Pilih direksi atau pengurus yang sesuai dengan kewenangan dalam anggaran dasar. Apabila proses diwakilkan, siapkan surat kuasa yang ditandatangani pihak berwenang. 4. Ajukan Minat Pembukaan Giro Calon nasabah dapat mengisi formulir “Apply Giro BCA” dengan memasukkan nama, tanggal lahir, alamat usaha, cabang yang dipilih, nomor telepon, dan alamat email. Formulir tersebut berfungsi sebagai pengajuan awal. Proses pemeriksaan dokumen dan penandatanganan tetap diselesaikan sesuai instruksi kantor cabang. 5. Datang ke Kantor Cabang BCA Bawa dokumen asli dan salinannya. Sebaiknya bawa pula: 6. Isi Formulir Pembukaan Rekening Pengurus akan diminta melengkapi data: 7. Jalani Verifikasi KYC Petugas BCA akan mencocokkan dokumen asli dengan formulir. Petugas juga dapat meminta penjelasan mengenai model bisnis, pelanggan, vendor, sumber dana, dan tujuan penggunaan rekening. Untuk kegiatan usaha yang diawasi regulator tertentu, BCA dapat meminta izin usaha tambahan dari OJK, Bank Indonesia, Bappebti, atau instansi terkait. 8. Tentukan Spesimen Tanda Tangan Perusahaan perlu menentukan apakah transaksi atau instruksi kepada bank dapat ditandatangani: Ketentuan tersebut harus selaras dengan anggaran dasar dan keputusan internal perusahaan. 9. Tandatangani Dokumen Pembukaan Direksi atau pihak berwenang menandatangani: 10. Lakukan Setoran Awal Lakukan penempatan awal sesuai jenis mata uang. Untuk Giro BCA Rupiah, penempatan awal yang dicantumkan adalah Rp1 juta. 11. Tunggu Persetujuan dan Nomor Rekening BCA akan memeriksa data dan dokumen perusahaan. Rekening dapat digunakan setelah proses verifikasi selesai dan rekening dinyatakan aktif oleh bank. 12. Daftarkan KlikBCA Bisnis atau myBCA Bisnis Setelah Giro BCA aktif, ajukan platform transaksi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk myBCA Bisnis, pendaftaran dilakukan melalui kantor cabang, kantor cabang korporasi, atau relationship manager dengan mengisi formulir Ocean by BCA dan menyerahkan dokumen pendukung. Untuk KlikBCA Bisnis, pendaftaran dilakukan melalui kantor cabang tempat perusahaan membuka rekening. 13. Tentukan Struktur Pengguna Perusahaan dapat memilih struktur pengguna seperti: Pada skema multiotorisasi, Sysadmin dapat mengatur pengguna, limit, rekening yang dapat diakses, serta alur persetujuan transaksi. 14. Terima Kredensial dan Token Setelah pengajuan layanan selesai, perusahaan dapat menerima: Untuk myBCA Bisnis, Corporate ID, User ID, dan perangkat otorisasi diberikan setelah