Day: July 8, 2026

Menampilkan semua artikel yang telah dipublikasi pada tanggal tersebut

Cara Daftar Shopee Mall dan Syarat Legalitas yang Perlu Disiapkan

Cara Daftar Shopee Mall dan Syarat Legalitas yang Perlu Disiapkan

Shopee Mall adalah program khusus bagi toko yang sudah diperiksa dan dinilai layak untuk menjual produk resmi.  Untuk mendapatkan status Shopee Mall, penjual tidak cukup hanya memiliki banyak pesanan atau order-an.  Shopee juga akan memeriksa keaslian produk, dokumen usaha, kepemilikan merek, dan kemampuan toko dalam melayani pembeli. Saat ini, semakin banyak toko yang menjual produk yang mirip satu sama lain. Bahkan bisa sama persis. Label Shopee Mall inilah yang dapat membantu sebuah brand mendapatkan kepercayaan konsumen karena dapat membuktikan kalau memiliki produk yang asli. Selain itu, pembeli akan lebih mudah mengenali toko milik brand resmi, distributor, atau penjual resmi dibandingkan toko biasa. Namun, cara daftar Shopee Mall sering kali masih disalahpahami karena belum tahu informasi terbarunya.  Banyak panduan lama masih menyebutkan bahwa toko harus memiliki minimal 25 produk aktif dan batas produk pre-order sebesar 20%. Berdasarkan ketentuan Shopee yang diperbarui pada Mei 2026, toko perlu memiliki minimal 10 produk aktif.  Jumlah produk pre-order juga harus kurang dari 5% dari seluruh produk yang dijual. Apa Itu Shopee Mall? Shopee Mall adalah bagian khusus di Shopee untuk toko yang menjual produk resmi dan telah melewati proses pemeriksaan.  Program ini dapat diikuti oleh pemilik merek, distributor resmi, dan penjual resmi yang mampu membuktikan asal produk yang dijual. Penjual yang bergabung sebagai Shopee Mall harus memastikan seluruh produk yang dijual asli.  Toko juga wajib mengikuti aturan mengenai informasi produk, pelayanan pelanggan, pengiriman, dan pengelolaan pesanan. Label Shopee Mall bisa menunjukkan bahwa identitas penjual, asal produk, dan hubungan toko dengan merek telah diperiksa oleh Shopee. Bagi pemilik usaha, Shopee Mall dapat memberikan beberapa manfaat berikut: Namun, memiliki badan usaha belum tentu membuat toko langsung diterima sebagai Shopee Mall.  Shopee tetap akan memeriksa semua dokumen, produk, dan kualitas pengelolaan toko sebelum memberikan persetujuan. Syarat Legalitas Shopee Mall yang Perlu Disiapkan Syarat legalitas Shopee Mall dapat berbeda untuk setiap penjual.  Dokumen yang diminta akan menyesuaikan bentuk usaha, hubungan penjual dengan merek, dan jenis produk yang dijual. Secara umum, penjual perlu menyiapkan dokumen identitas, dokumen usaha, bukti kepemilikan atau izin penggunaan merek, serta izin produk apabila memang diwajibkan. 1. Dokumen Identitas dan Usaha Dokumen identitas dan usaha digunakan untuk memastikan bahwa pihak yang mendaftar benar-benar memiliki hak untuk mengelola toko.  Informasi pada KTP, NPWP, NIB, akta pendirian, rekening, dan formulir pendaftaran harus sesuai. Beberapa dokumen yang mungkin perlu disiapkan antara lain: Perbedaan nama, alamat, atau informasi pemilik pada dokumen dapat memperlambat proses pemeriksaan.  Karena itu, periksa kembali semua data sebelum mengajukan pendaftaran. 2. Bukti Kepemilikan atau Hubungan dengan Merek Shopee perlu memastikan bahwa penjual memang memiliki hak untuk menjual produk dari merek yang didaftarkan.  Dokumen yang dibutuhkan akan berbeda antara pemilik merek, distributor, dan penjual resmi. Jenis penjual Dokumen yang dapat disiapkan Pemilik merek Sertifikat merek atau bukti permohonan pendaftaran merek Distributor resmi Surat penunjukan distributor dari pemilik merek Penjual resmi Invoice, surat penunjukan, purchase order, atau bukti pembelian dari distributor resmi Pemilik merek toko Sertifikat atau bukti pendaftaran merek toko sesuai ketentuan Surat penunjukan sebaiknya mencantumkan nama pihak yang diberi izin, nama merek, jenis produk, wilayah penjualan, dan masa berlaku kerja sama. Invoice atau bukti pembelian juga harus menunjukkan asal produk secara jelas.  Dokumen tersebut membantu Shopee memastikan bahwa barang berasal dari pemilik merek atau jalur distribusi yang sah. 3. Izin Produk Sesuai Jenis Barang Beberapa jenis produk membutuhkan izin khusus sebelum dapat dijual.  Dokumen usaha dan sertifikat merek tidak dapat menggantikan izin produk. Izin tambahan biasanya diperlukan untuk kategori seperti: Dokumen yang mungkin diperlukan antara lain: Penjual perlu memeriksa izin untuk setiap kategori produk yang dijual.  Jangan hanya memeriksa dokumen toko secara umum karena satu toko dapat menjual beberapa jenis produk dengan aturan yang berbeda. Apakah NIB Diperlukan untuk Daftar Shopee Mall? NIB atau Nomor Induk Berusaha merupakan identitas resmi bagi pelaku usaha.  Dokumen ini menunjukkan bahwa kegiatan usaha telah terdaftar melalui sistem OSS. Dalam pendaftaran Shopee Mall, NIB dapat menjadi salah satu dokumen penting untuk membuktikan bahwa toko dijalankan oleh usaha yang jelas.  Namun, dokumen yang diminta tetap bergantung pada bentuk usaha, jenis produk, dan posisi penjual terhadap merek. NIB memiliki beberapa fungsi, yaitu: Aturan perizinan usaha berbasis risiko saat ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.  Peraturan ini menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 yang masih sering digunakan sebagai rujukan dalam artikel lama. Sebelum mengajukan Shopee Mall, pastikan nama usaha, alamat, kegiatan usaha, dan identitas pengurus pada NIB sudah sesuai dengan dokumen lainnya. PT Umum, PT Perorangan, atau CV untuk Shopee Mall? Shopee dapat menerima beberapa bentuk usaha selama dokumen yang diberikan lengkap dan sesuai.  Penjual dapat menggunakan PT Umum, PT Perorangan, atau CV berdasarkan kebutuhan bisnisnya. Jangan lupa untuk mencantumkan jumlah pemilik, tanggung jawab usaha, rencana mencari investor, dan target pengembangan bisnis. Aspek PT Umum PT Perorangan CV Kedudukan Badan hukum Badan hukum Badan usaha bukan badan hukum Jumlah pendiri Umumnya dua orang atau lebih Satu orang Minimal dua orang atau lebih Pengguna Bisnis yang ingin berkembang lebih besar Usaha mikro dan kecil dengan satu pemilik Usaha bersama dengan pengelolaan sederhana Tanggung jawab Harta perusahaan terpisah dari harta pemilik Harta perusahaan terpisah sesuai ketentuan Sekutu aktif dapat bertanggung jawab sampai harta pribadi Rencana pengembangan Sesuai untuk investasi dan kerja sama besar Sesuai untuk pemilik tunggal Sesuai untuk usaha kemitraan sederhana Kapan Sebaiknya Memilih PT Umum? PT Umum dapat dipilih oleh bisnis yang ingin berkembang lebih besar, memiliki beberapa pemilik, mencari investor, atau bekerja sama dengan perusahaan lain. Selain itu, bentuk badan usaha inijuga memberikan pemisahan yang lebih jelas antara harta perusahaan dan harta pemegang saham.  Pemilik PT Umum juga hanya bertanggung jawab sesuai jumlah modal yang dimiliki. Bukan seluruh harta pribadi yang dimiliki. Kapan Sebaiknya Memilih PT Perorangan? PT Perorangan dapat dipilih oleh satu orang yang menjalankan usaha mikro atau kecil. Bentuk usaha ini lebih sederhana karena hanya membutuhkan satu pendiri. Badan usaha ini dapat menjadi pilihan bagi pemilik brand yang masih menjalankan usahanya sendiri, tetapi ingin memiliki badan hukum yang jelas. Kapan Sebaiknya Memilih CV? CV dapat digunakan oleh usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih.  Dalam CV terdapat sekutu aktif yang mengelola bisnis dan sekutu pasif

SELENGKAPNYA