Terbaru

Legalitas

Perbedaan Perum dan Persero: Ciri dan Contohnya

Ditulis oleh Yulia Damayanti

Daftar Isi

Coba tanya orang di sekitarmu, apa beda Perum dan Persero? Kebanyakan pasti bingung. Wajar saja. Perbedaan Perum dan Persero memang jarang dibahas tuntas, padahal keduanya sama-sama bentuk Badan Usaha Milik Negara alias BUMN yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003.

Singkatnya begini: Perum itu modalnya seratus persen milik negara dan tidak terbagi jadi saham. Persero beda lagi, bentuknya perseroan terbatas, dan modalnya berupa saham.

Sebagai orang yang bergelut di bidang hukum, saya melihat pemahaman soal ini penting sekali. Sebab salah kaprah memahami status hukum BUMN bisa berdampak panjang, mulai dari urusan kerja sama bisnis, investasi, sampai tanggung jawab hukum perusahaan itu sendiri.

perbedaan perum dan persero

Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS!

Pengertian Perum dan Persero Menurut Undang-Undang BUMN

Mau paham perbedaan Perum dan Persero? Mulailah dari akar hukumnya. Pasal 1 angka 1 UU Nomor 19 Tahun 2003 menyebutkan, BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara lewat penyertaan langsung dari kekayaan negara yang dipisahkan. Dari sinilah undang-undang membagi BUMN jadi dua wajah: Perum dan Persero.

Menurut Pasal 1 angka 4 UU BUMN, Perum adalah badan usaha yang seluruh modalnya milik negara, tidak terbagi dalam saham. Tujuannya jelas, untuk kemanfaatan umum, berupa penyediaan barang dan jasa bermutu tinggi, sambil tetap mengejar untung berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat.

Persero jalan ceritanya lain. Bentuknya perseroan terbatas, dan modalnya terbagi dalam saham. Dulu, syarat utamanya adalah negara memegang saham mayoritas, minimal 51 persen. Namun sejak UU Nomor 1 Tahun 2025 dan UU Nomor 16 Tahun 2025 berlaku, aturannya berubah.

Status BUMN kini ditentukan lewat kepemilikan saham Seri A Dwiwarna sebesar 1 persen yang membawa hak istimewa bagi negara, sementara 99 persen sisanya berupa saham Seri B yang dikelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Artinya, sebuah perseroan tetap sah berstatus Persero meski negara bukan pemegang saham mayoritas, selama hak istimewa lewat saham Dwiwarna itu tetap dipegang negara.

Nah, dari definisi saja sudah kelihatan bedanya. Perum condong ke arah pelayanan publik. Persero condong ke arah profit, dengan gerak korporasi yang jauh lebih lincah. Bedanya bukan cuma soal nama, tapi menentukan bagaimana negara memperlakukan aset dan pertanggungjawaban keuangan masing-masing badan usaha itu.

Dasar Hukum dan Regulasi Terbaru tentang BUMN

Payung hukum utama Perum dan Persero adalah UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. Tapi aturan ini terus berubah, mengikuti dinamika ekonomi nasional yang bergerak cepat. Belakangan, pemerintah menerbitkan UU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU BUMN. Lewat aturan ini, lahirlah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, sekaligus pengaturan holding investasi dan holding operasional BUMN.

Baca juga  Hukum Hak Cipta AI di Indonesia dan Cara Melindunginya

Belum selesai sampai di situ. Pemerintah kembali menyempurnakan aturan lewat UU Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU BUMN. Beberapa poin pentingnya sebagai berikut:

  • Perubahan nomenklatur kelembagaan yang mengurus BUMN.
  • Pemisahan fungsi pengawasan dan fungsi operasional BUMN.
  • Kepemilikan saham seri A Dwiwarna oleh negara, lengkap dengan hak istimewanya.
  • Larangan rangkap jabatan bagi organ BUMN, termasuk menteri dan wakil menteri.
  • Pemeriksaan keuangan BUMN oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Karena Persero berbentuk perseroan terbatas, aturannya pun tunduk pada UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Jadi, Persero punya dua payung hukum sekaligus: UU BUMN dan UU Perseroan Terbatas. Perum lain lagi ceritanya. Ia cuma tunduk pada UU BUMN saja, karena memang bukan berbentuk perseroan terbatas.

Ciri-Ciri Utama Perum dan Persero

Bagaimana cara paling gampang mengenali Perum dan Persero? Lihat saja dari kepemilikan modal, lalu tujuan usahanya. Dua hal ini jadi pembeda paling kentara di antara keduanya.

Ciri-Ciri Perum

Beberapa karakter khas Perum yang membedakannya dari Persero:

  • Seluruh modal dimiliki negara, tidak terbagi dalam bentuk saham.
  • Tujuannya kemanfaatan umum, bukan mengejar laba semata.
  • Pendiriannya diusulkan menteri kepada presiden, setelah melewati proses evaluasi.
  • Bisa dibubarkan, atau diubah bentuknya jadi Persero bila memang diperlukan.
  • Bergerak di bidang usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Ciri-Ciri Persero

Sementara itu, Persero punya karakter yang jauh lebih lentur dan berorientasi bisnis:

  • Modal terbagi dalam saham; negara memegang hak istimewa lewat saham Seri A Dwiwarna (1 persen), sementara sisanya dapat dikelola Danantara atau pihak lain.
  • Mengejar keuntungan, layaknya perusahaan swasta kebanyakan.
  • Bisa punya pemegang saham lain selain negara, termasuk publik luas.
  • Tunduk pada UU Perseroan Terbatas, di samping UU BUMN.
  • Sejumlah Persero berstatus Tbk, sahamnya diperjualbelikan di bursa efek.

Fleksibilitas, itulah pembeda pentingnya. Persero jauh lebih leluasa berekspansi. Perum? Ia lebih terikat pada misi pelayanan publik.

Contoh Perum dan Persero di Indonesia

Biar makin jelas, mari lihat contohnya langsung di lapangan. Ada Perum Bulog yang mengurus stok pangan nasional. Ada Perum Peruri yang mencetak uang dan dokumen negara. Ada pula Perum Damri yang melayani transportasi umum sehari-hari.

Baca juga  PT Perorangan: Syarat, Modal, dan Cara Mendirikannya

Kalau bicara Persero, jumlahnya jauh lebih banyak. Sebut saja PT Pertamina (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sampai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Perusahaan-perusahaan ini bergerak dengan orientasi laba, meski tetap menjalankan fungsi pelayanan untuk masyarakat luas.

Yang perlu diingat, status suatu BUMN bisa berubah kapan saja, tergantung kebijakan pemerintah. Beberapa Perum bahkan pernah diusulkan berubah status menjadi Persero, supaya lebih leluasa bersaing secara komersial. Karena itulah, pelaku usaha wajib selalu memeriksa status hukum terbaru sebuah BUMN sebelum menjalin kerja sama.

Satu hal lagi yang menarik, ada juga bentuk Persero Terbuka atau Persero Tbk. Bentuk ini muncul ketika Persero menawarkan sahamnya ke masyarakat luas lewat pasar modal.

Kepemilikan sahamnya jadi lebih beragam, datang dari negara sekaligus investor publik. Meski begitu, negara biasanya tetap memegang saham mayoritas, atau saham dengan hak istimewa, demi menjaga kendali strategis atas perusahaan tersebut.

perbedaan perum dan persero

Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS!

Kelebihan dan Tantangan Perum dan Persero

Setiap bentuk badan usaha punya sisi baik dan sisi sulitnya sendiri. Begitu juga Perum dan Persero. Keduanya membawa konsekuensi berbeda, baik bagi negara maupun masyarakat.

Perum punya kelebihan menjaga stabilitas layanan publik, karena memang tidak dikejar target laba. Sayangnya, keterbatasan modal jadi tantangan yang cukup berat. Sebab seluruh modalnya berasal dari negara, Perum tidak bisa menghimpun dana segar lewat penerbitan saham ke publik. Alhasil, ekspansi usaha Perum berjalan lebih lambat dibanding Persero.

Persero jalan cerita berbeda. Ia punya keleluasaan menghimpun modal lewat skema saham, termasuk lewat pasar modal bagi yang sudah berstatus Tbk. Berkat itu, Persero jauh lebih mudah melakukan ekspansi bisnis, atau menggandeng investor swasta.

Meski demikian, orientasi laba yang melekat pada Persero kadang memunculkan dilema tersendiri. Contohnya, layanan di daerah terpencil yang secara bisnis kurang menguntungkan, bisa jadi kurang mendapat prioritas.

Berikut gambaran singkat perbandingan keduanya:

  • Perum: stabil melayani publik, namun terbatas dalam pendanaan.
  • Persero: leluasa menghimpun modal, namun rawan dilema antara laba dan pelayanan publik.
  • Perum pas untuk sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
  • Persero pas untuk sektor yang butuh daya saing dan investasi besar.

Karena itulah, pemerintah kerap mempertimbangkan perubahan status suatu BUMN, menyesuaikan kebutuhan strategis nasional yang terus berkembang.

Baca juga  Pembubaran Koperasi: Alasan dan Prosedur Resminya

FAQ Seputar Perbedaan Perum dan Persero

  1. Apa perbedaan paling mendasar antara Perum dan Persero? Yang paling mendasar ada di kepemilikan modal. Modal Perum sepenuhnya milik negara, tidak terbagi saham. Modal Persero terbagi dalam bentuk saham.
  2. Apakah Perum bisa berubah menjadi Persero? Bisa saja. Perubahan status ini biasanya dilakukan supaya perusahaan lebih lentur secara komersial, tetap mengikuti mekanisme yang diatur pemerintah.
  3. Apakah Persero selalu dimiliki penuh oleh negara? Belum tentu. Persero bisa saja punya pemegang saham lain, termasuk masyarakat lewat pasar modal, selama negara tetap pegang kendali sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesimpulan

Kalau dirangkum, perbedaan Perum dan Persero ada pada tiga hal pokok: kepemilikan modal, tujuan usaha, dan dasar hukum yang mengikatnya. Perum fokus pada kemanfaatan umum tanpa saham. Persero berbentuk perseroan terbatas yang mengejar untung.

Langkah paling bijak, pelaku usaha maupun masyarakat sebaiknya mengecek status hukum BUMN secara resmi lewat lembaga terkait, sebelum melangkah lebih jauh ke kerja sama bisnis, investasi, atau kemitraan usaha lainnya.

Menurut saya pribadi, memahami perbedaan ini penting secara praktis, bukan cuma jadi bahan diskusi akademis. Status hukum BUMN berkaitan langsung dengan hak, kewajiban, dan risiko hukum bagi siapa pun yang bertransaksi dengannya.

Jadi, kalau kamu sedang menghadapi persoalan hukum terkait BUMN, kontrak kerja sama, atau pendirian badan usaha, jangan ragu untuk berkonsultasi. Klik tombol KONSULTASI GRATIS di pojok kanan website ini, atau hubungi kami lewat poster yang tersedia, supaya persoalan hukummu bisa ditangani dengan tepat dan profesional.

Ringkasan

  • Perum dan Persero adalah dua bentuk BUMN menurut UU Nomor 19 Tahun 2003.
  • Perum tak punya saham, sementara modal Persero terbagi dalam saham.
  • Perum mengejar kemanfaatan umum, Persero berorientasi mencari keuntungan.
  • UU Nomor 1 Tahun 2025 dan UU Nomor 16 Tahun 2025 memperbarui aturan BUMN.
  • Persero tunduk pada UU BUMN sekaligus UU Perseroan Terbatas.
  • Contoh Perum meliputi Bulog, Peruri, dan Damri.
  • Contoh Persero meliputi Pertamina, KAI, Jasa Marga, dan Telkom.
  • Status BUMN bisa berubah, mengikuti kebijakan pemerintah yang berlaku saat ini.

Referensi

  1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.
  2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, jdih.setneg.go.id.
  3. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, jdih.setneg.go.id.
  4. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
  5. Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, bumn.go.id.

Tag Terkait:

Bagikan:

Posted on Google Google
Andri Anggoro profile picture
Andri Anggoro
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Mba Millen dan rekan-rekan memberikan pelayanan yang baik dan cepat untuk kebutuhan laporan RUPS kami di NORSTECH, semoga kedepannya kita dapat berkolaborasi.
Posted on Google Google
Irwan Balalembang profile picture
Irwan Balalembang
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Rekomendasi banget buat yang mau bikin PT, CV, atau urus izin usaha! Tim legalMp.id ramah banget, gercep, dan siap jelasin detail prosesnya dengan sabar. Pokoknya tinggal terima beres, anti ribet
Posted on Google Google
Rasmianto profile picture
Rasmianto
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Terima kasih LegalMP.id yang telah membantu pengurusan Laporan RUSPT dengan cepat, profesional, ramah, komunikatif dan detail setiap informasi yang disampaikan. Untuk next kami tetap percayakan LegalMP.id untuk membantu kepengurusan legalitas lainnya. Salam sukses dan jaya selalu LegalMP.id
Posted on Google Google
Martin Suryana profile picture
Martin Suryana
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Urus RUPS tahunan karena gak mau ribet kesana kemari jadi pakai jasa di sini melalui online, memang gercep rekomen banget
Posted on Google Google
BOZZ GENK profile picture
BOZZ GENK
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Proses cepat dan lengkap tidak ragu buat dokumen apapun di sini
Posted on Google Google
nenymu profile picture
nenymu
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Terima kasih banyak untuk tim LegalMP. id yang sudah membantu pengurusan RUPS Tahunan perusahaan kami di PT. Barkah Container Line (BCLine). Pelayanannya sangat memuaskan, komunikatif, ramah, dan fast respon dari awal konsultasi sampai dokumen selesai. Sangat membantu kami. Sukses selalu dan terima kasih.
Posted on Google Google
Sheva.321 profile picture
Sheva.321
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
The service quality of this company is top-notch, and they come with fair prices too. They are very patient, and they reply as quick as they can, and they're always ready to provide solutions to your needs. I highly recommend their legal services. They're excellent!
Posted on Google Google
Indriani Karliman profile picture
Indriani Karliman
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Proses pengurusan cepat dan lancar, team admin fast respons & komunikatif. Pelayanan memuaskan. Sukses selalu.
Posted on Google Google
Nita Julz profile picture
Nita Julz
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Pengurusannya cepat dan tepat waktu. Sesuai dengan permintaan. Sangat profesional

Lihat review Legal MP

dari para pengusaha di seluruh Indonesia!

Artikel Terpopuler

Bagikan:

Seedbacklink
Seedbacklink

Daftar Isi