Terbaru

Pajak

Accounting Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Bedanya dengan Akuntansi

Ditulis oleh Dea Youlanda

Daftar Isi

Accounting adalah istilah yang sering muncul di lowongan kerja maupun percakapan bisnis sehari-hari. Banyak orang menganggap accounting dan akuntansi adalah dua hal yang benar-benar berbeda. Padahal, keduanya berasal dari akar kata yang sama.

Sebagai pakar hukum yang juga memahami regulasi pelaporan keuangan, saya melihat kebingungan ini wajar terjadi. Sebab, penggunaan istilah di dunia kerja tidak selalu konsisten.

Singkatnya, accounting adalah kata dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan menjadi akuntansi. Namun, dalam praktiknya kedua istilah ini sering dipakai dengan konteks yang sedikit berbeda. Artikel ini akan mengupas pengertian, fungsi, dan perbedaan penggunaan accounting serta akuntansi secara lengkap.

Apa Itu Accounting? Pengertian Menurut Ahli dan Praktik Bisnis

Accounting secara harfiah berarti proses menghitung, mencatat, dan melaporkan transaksi keuangan suatu entitas. Menurut American Accounting Association, accounting adalah kumpulan pengetahuan dan fungsi organisasi yang mencatat, mengklasifikasi, memproses, sampai menafsirkan seluruh transaksi keuangan.

Sementara Kieso dan Weygandt mendefinisikan accounting sebagai sistem informasi yang mengklasifikasi, mencatat, dan mengomunikasikan kejadian ekonomi kepada pihak yang berkepentingan.

Dari berbagai definisi tersebut, bisa disimpulkan bahwa accounting berfungsi sebagai bahasa bisnis. Bahasa yang menerjemahkan aktivitas keuangan jadi informasi yang bisa dipahami.

Kenapa Istilah Accounting Sering Dipakai di Dunia Kerja?

Banyak perusahaan memakai istilah accounting untuk menyebut divisi atau posisi yang menangani pencatatan keuangan harian. Hal ini terjadi karena pengaruh bahasa Inggris yang lazim dipakai dalam struktur organisasi perusahaan modern.

Selain itu, banyak perusahaan multinasional maupun startup di Indonesia lebih terbiasa memakai istilah bahasa Inggris dalam nama jabatan dan divisi kerja.

Alhasil, istilah accounting terasa lebih umum dipakai di lingkungan kerja sehari-hari. Dibanding istilah akuntansi yang lebih sering dijumpai di bangku kuliah.

Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS!

Perbedaan Accounting dan Akuntansi yang Perlu Dipahami

Secara bahasa, accounting dan akuntansi sebenarnya merujuk pada istilah yang sama. Namun, dalam praktik sehari-hari, kedua istilah ini kerap dipakai dengan penekanan yang berbeda.

Berikut perbedaan penggunaan accounting dan akuntansi yang umum ditemui:

  • Accounting lebih sering dipakai untuk menyebut fungsi atau divisi operasional dalam perusahaan, seperti staff accounting atau accounting department.
  • Akuntansi lebih sering dipakai sebagai istilah akademik atau disiplin ilmu yang dipelajari di perguruan tinggi.
  • Accounting cenderung berorientasi pada pekerjaan teknis harian, seperti mencatat transaksi dan menyusun laporan sederhana.
  • Akuntansi mencakup proses yang lebih luas, termasuk analisis, interpretasi, dan penyusunan kebijakan keuangan strategis.
Baca juga  PKP Adalah: Pengertian, Syarat, dan Cara Daftar PKP

Selanjutnya, penting dipahami, perbedaan ini bersifat kontekstual. Bukan perbedaan makna yang mendasar secara keilmuan.

Dengan kata lain, seseorang yang bekerja di divisi accounting sebenarnya sedang menjalankan praktik ilmu akuntansi itu sendiri. Hanya saja, dengan penyebutan yang lebih populer di lingkungan kerja.

Apakah Akuntansi Sama dengan Pembukuan?

Akuntansi berbeda dengan pembukuan, meski keduanya saling berkaitan. Pembukuan cuma mencakup pencatatan transaksi. Sementara akuntansi mencakup proses analisis dan penyajian laporan yang lebih komprehensif.

Sebagai gambaran, pembukuan bisa diibaratkan sebagai bahan mentah. Sedangkan akuntansi adalah proses mengolah bahan tersebut, menjadi laporan yang siap dipakai untuk pengambilan keputusan.

Selain itu, kewajiban pembukuan bagi wajib pajak badan juga diatur secara khusus dalam ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Fungsi Accounting dalam Perusahaan

Accounting punya peran penting dalam menunjang operasional dan pengambilan keputusan perusahaan. Berikut beberapa fungsi accounting yang umum dijalankan dalam sebuah bisnis:

  1. Mencatat seluruh transaksi keuangan perusahaan secara sistematis dan akurat.
  2. Menyusun laporan keuangan sebagai dasar evaluasi kinerja bisnis.
  3. Menyediakan data yang dibutuhkan manajemen untuk pengambilan keputusan strategis.
  4. Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban perpajakan dan pelaporan resmi lainnya.
  5. Mendukung proses audit internal maupun eksternal perusahaan.

Selanjutnya, fungsi accounting ini bermanfaat bagi manajemen internal. Bermanfaat pula bagi pihak eksternal, seperti investor, kreditur, dan calon mitra bisnis lainnya.

Bagaimana Accounting Membantu Kepatuhan Hukum Perusahaan?

Data accounting yang rapi memudahkan perusahaan memenuhi kewajiban pelaporan pajak, sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, laporan keuangan yang akurat juga jadi syarat wajib dalam berbagai proses perizinan usaha maupun pengajuan pembiayaan.

Sebagai tambahan, laporan keuangan yang tersusun rapi juga mempermudah perusahaan, saat menghadapi pemeriksaan pajak atau audit dari otoritas terkait.

Dasar Hukum Akuntansi di Indonesia

Praktik akuntansi di Indonesia tidak berdiri sendiri. Ada sejumlah regulasi resmi yang mengaturnya. Berikut dasar hukum akuntansi di Indonesia yang perlu diketahui:

  • Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang mengatur kewajiban pembukuan bagi wajib pajak badan sebagaimana diatur dalam ketentuan umum perpajakan.
  • Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mewajibkan perusahaan menyusun laporan keuangan tahunan.
  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan, yang mengatur kewajiban penyimpanan dokumen keuangan perusahaan.
  • Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik, yang mengatur profesi akuntan yang melakukan audit laporan keuangan.
Baca juga  Konsultan Pajak Adalah: Pengertian, Tugas, dan Syaratnya

Selain regulasi tersebut, praktik akuntansi di Indonesia juga mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan yang disusun Ikatan Akuntan Indonesia.

Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS!

Kenapa Standar Akuntansi Keuangan Penting?

Standar Akuntansi Keuangan memastikan laporan keuangan disusun dengan format dan metode yang seragam. Dengan begitu, laporan keuangan antar perusahaan bisa dibandingkan secara objektif oleh investor maupun regulator.

Selain itu, Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia juga mengalami penyesuaian secara berkala. Mengikuti perkembangan standar akuntansi internasional yang berlaku secara global.

Tugas dan Tanggung Jawab Staff Accounting

Posisi staff accounting jadi salah satu peran penting dalam struktur keuangan perusahaan. Berikut tugas utama yang umum dijalankan staff accounting:

  • Mencatat transaksi harian, termasuk penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan.
  • Menyusun jurnal dan buku besar sesuai standar akuntansi yang berlaku.
  • Melakukan rekonsiliasi data keuangan antar divisi terkait.
  • Menyiapkan laporan keuangan bulanan untuk keperluan manajemen.
  • Membantu proses pelaporan pajak bersama tim perpajakan perusahaan.

Selanjutnya, staff accounting juga dituntut memahami perkembangan regulasi perpajakan dan akuntansi yang terus berubah.

Apakah Staff Accounting Harus Bergelar Sarjana Akuntansi?

Sebagian besar perusahaan memang mensyaratkan latar belakang pendidikan akuntansi untuk posisi ini. Namun, pengalaman kerja dan sertifikasi tambahan juga bisa jadi nilai tambah bagi kandidat dari jurusan terkait.

Sebagai tambahan, beberapa perusahaan juga membuka peluang bagi lulusan manajemen atau ekonomi. Asal, kandidat punya pemahaman dasar akuntansi dan pencatatan keuangan yang memadai.

FAQ Seputar Accounting Adalah

1. Apakah accounting dan akuntansi memiliki arti yang sama? Secara bahasa, keduanya memang sama, namun penggunaannya di dunia kerja sering dibedakan berdasarkan konteks teknis dan akademik.

Baca juga  Apa Itu PPN Jasa Luar Negeri (JLN)? Ini Aturan dan Cara Lapornya

2. Apakah setiap perusahaan wajib memiliki bagian accounting? Ya, hampir semua perusahaan memerlukan fungsi accounting untuk mencatat transaksi dan memenuhi kewajiban pelaporan keuangan.

3. Apa perbedaan accounting dengan finance? Accounting berfokus pada pencatatan dan pelaporan data keuangan, sedangkan finance lebih berfokus pada pengelolaan dan perencanaan penggunaan dana perusahaan.

4. Apakah profesi akuntan di Indonesia memerlukan izin resmi? Ya, khusus untuk akuntan publik yang melakukan audit laporan keuangan, izin praktik diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik.

Kesimpulan

Accounting adalah istilah yang secara bahasa identik dengan akuntansi. Namun, penggunaannya di dunia kerja kerap dibedakan berdasarkan konteks praktis dan akademik.

Memahami fungsi accounting secara tepat akan membantu pelaku usaha menjalankan kewajiban pelaporan keuangan, sesuai regulasi yang berlaku. Sebagai pakar hukum, saya menilai pemahaman dasar akuntansi sama pentingnya dengan pemahaman hukum bisnis itu sendiri. Sebab, keduanya saling berkaitan erat.

Namun, kalau kamu masih kesulitan memahami kewajiban pelaporan keuangan atau regulasi akuntansi yang berlaku, jangan ragu mencari pendampingan profesional.

Klik poster yang tersedia atau tombol “KONSULTASI GRATIS” di pojok kanan situs ini, supaya pengelolaan keuangan bisnis kamu tetap sesuai ketentuan hukum.

Ringkasan

  • Accounting adalah istilah bahasa Inggris yang secara harfiah berarti akuntansi.
  • Perbedaan keduanya lebih bersifat kontekstual, bukan perbedaan makna keilmuan mendasar.
  • Fungsi accounting meliputi pencatatan transaksi hingga penyediaan data pengambilan keputusan.
  • Praktik akuntansi di Indonesia diatur oleh berbagai regulasi, termasuk UU KUP dan UU Perseroan Terbatas.
  • Standar Akuntansi Keuangan disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia untuk menjaga keseragaman laporan.
  • Staff accounting bertanggung jawab mencatat transaksi harian dan menyusun laporan keuangan berkala.
  • Akuntansi berbeda dengan pembukuan, karena mencakup proses analisis dan penyajian yang lebih luas.
  • Kepatuhan pelaporan keuangan menjadi bagian penting dari kewajiban hukum sebuah perusahaan.

Referensi

  1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
  2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
  3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan.
  4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik.
  5. Ikatan Akuntan Indonesia, iaiglobal.or.id.

Tag Terkait:

Bagikan:

Artikel Terpopuler

Bagikan:

Seedbacklink
Seedbacklink

Daftar Isi