Terbaru

Pajak

Contoh Faktur Pajak: Format Lengkap dan Cara Membacanya

Ditulis oleh Devi Mulina Husdania

Daftar Isi

Contoh faktur pajak dapat membantu kamu mengenali informasi yang tercantum dalam dokumen perpajakan. Bagi Pengusaha Kena Pajak atau PKP, dokumen ini menjadi bagian penting dalam pencatatan transaksi yang berkaitan dengan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN. Karena itu, setiap informasi di dalamnya perlu diperiksa dengan cermat.

Dalam praktiknya, masih banyak orang yang hanya melihat jumlah PPN pada faktur. Padahal, ada beberapa bagian lain yang perlu diperhatikan.

Menurut saya sebagai penulis yang membahas aspek hukum dan administrasi perpajakan, kemampuan membaca faktur pajak sebaiknya dimiliki oleh pemilik usaha maupun staf administrasi.

Mengenal Faktur Pajak dan Fungsinya

Faktur pajak merupakan dokumen yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak untuk transaksi yang memenuhi ketentuan pemungutan PPN.

Dalam administrasi perusahaan, faktur pajak biasanya berjalan bersama berbagai dokumen transaksi lain. Misalnya invoice, purchase order, kontrak, atau dokumen pengiriman barang.

Fungsi Faktur Pajak

Ada beberapa fungsi yang perlu kamu pahami. Di antaranya:

  • Menjadi bukti pemungutan PPN.
  • Mendukung pencatatan administrasi perpajakan PKP.
  • Menunjukkan rincian transaksi antara penjual dan pembeli.
  • Mendukung pengadministrasian Pajak Masukan sesuai ketentuan.
  • Menjadi dokumen pendukung ketika perusahaan melakukan rekonsiliasi.
  • Membantu proses pemeriksaan dokumen perpajakan.

Siapa yang Menerbitkan Faktur Pajak?

Pada prinsipnya, PKP membuat faktur pajak atas transaksi yang memenuhi ketentuan perpajakan. Penerbitannya mengikuti aturan dan sistem administrasi yang ditetapkan Direktorat Jenderal Pajak.

Seiring perubahan sistem administrasi perpajakan, proses pembuatan dan pengelolaan faktur dapat mengikuti sistem elektronik DJP yang berlaku. Karena itu, contoh faktur pajak yang beredar di internet belum tentu menggambarkan tampilan terbaru.

Contoh Faktur Pajak dan Informasi di Dalamnya

Saat mencari contoh faktur pajak lengkap, kamu mungkin menemukan berbagai bentuk tampilan. Ada yang berasal dari sistem lama, ada pula yang sudah mengikuti pembaruan administrasi perpajakan.

Berikut gambaran informasi yang biasanya perlu diperiksa:

BagianInformasi yang Perlu Diperiksa
Identitas penjualNama dan identitas perpajakan sesuai ketentuan
Identitas pembeliNama dan identitas perpajakan pembeli
Nomor fakturNomor atau identitas faktur sesuai sistem
Kode transaksiKode yang berkaitan dengan jenis transaksi
TanggalTanggal pembuatan faktur
Barang atau jasaRincian BKP atau JKP
Nilai transaksiNilai transaksi sebelum komponen pajak tertentu
DPPDasar Pengenaan Pajak
PPNNilai PPN sesuai ketentuan
KeteranganInformasi tambahan apabila diperlukan

Identitas Penjual dan Pembeli

Mulailah dari bagian identitas. Cek nama penjual dan informasi perpajakannya, lalu bandingkan dengan dokumen transaksi yang kamu miliki.

Baca juga  PNBP Adalah: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Setelah itu, periksa data pembeli. Pastikan informasi tersebut sesuai dengan pihak yang melakukan transaksi.

Hal ini terdengar sederhana. Dalam praktiknya, kesalahan penulisan identitas masih dapat terjadi, terutama ketika perusahaan menangani banyak transaksi dalam waktu bersamaan.

Nomor dan Kode Faktur

Bagian berikutnya adalah nomor serta kode faktur. Informasi tersebut membantu mengidentifikasi dokumen dan karakter transaksi yang tercantum di dalamnya.

Perlu kamu ketahui, nomor faktur pajak tidak sama dengan nomor invoice perusahaan. Keduanya dapat muncul dalam transaksi yang sama, namun fungsi administratifnya berbeda.

Rincian Barang atau Jasa

Lihat pula uraian barang atau jasa yang tercantum. Informasinya harus menggambarkan transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli.

Jumlah, satuan, harga, serta nilai transaksi perlu diperhatikan. Jika perusahaan memiliki purchase order atau kontrak, cocokkan data tersebut dengan dokumen terkait.

Cara Membaca Faktur Pajak dengan Mudah

Cara membaca faktur pajak akan terasa lebih sederhana jika kamu melakukannya secara berurutan. Mulailah dari identitas. Setelah itu, periksa tanggal, rincian transaksi, nilai DPP, dan PPN.

Jangan terburu-buru.

Satu bagian dapat berkaitan dengan bagian lainnya. Karena itu, pemeriksaan secara menyeluruh akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai transaksi.

1. Cocokkan Identitas Para Pihak

Pertama, periksa identitas penjual. Cocokkan informasi tersebut dengan invoice, kontrak, atau dokumen transaksi lain.

Kemudian lihat identitas pembeli. Pastikan nama dan informasi perpajakannya sesuai dengan pihak yang melakukan transaksi.

2. Periksa Tanggal

Selanjutnya, lihat tanggal yang tercantum pada faktur. Bandingkan dengan waktu terjadinya transaksi dan dokumen komersial yang berkaitan.

Tanggal invoice belum tentu selalu sama dengan tanggal faktur pajak. Oleh karena itu, jangan melakukan koreksi hanya karena kedua tanggal tersebut berbeda tanpa melihat kondisi transaksi.

3. Lihat DPP dan PPN

Setelah tanggal, periksa nilai transaksi, DPP, dan PPN. DPP menjadi dasar penghitungan PPN sesuai ketentuan perpajakan.

Di bagian ini, ketelitian sangat diperlukan. Beberapa transaksi dapat memiliki perlakuan khusus dalam penentuan DPP.

4. Bandingkan dengan Dokumen Pendukung

Langkah terakhir adalah melakukan pencocokan. Bandingkan faktur dengan invoice, purchase order, surat jalan, kontrak, atau dokumen lain yang berkaitan.

Baca juga  Retribusi Daerah: Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya dengan Pajak

Jika semua informasi sudah sesuai, dokumen dapat masuk ke proses administrasi berikutnya. Jika muncul perbedaan, telusuri sumber masalahnya terlebih dahulu.

Faktur Pajak dan Invoice, Apa Bedanya?

Invoice dan faktur pajak sering muncul dalam transaksi yang sama. Meski demikian, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Invoice pada dasarnya merupakan dokumen komersial. Perusahaan biasanya menggunakannya untuk menyampaikan tagihan kepada pelanggan.

Informasi di dalam invoice dapat mencakup barang atau jasa, jumlah pembelian, harga, termin pembayaran, serta total tagihan.

Contoh dalam Transaksi

Misalnya sebuah perusahaan membeli jasa dari PKP. Penjual kemudian menerbitkan invoice untuk menagih pembayaran.

Pada transaksi yang memenuhi ketentuan PPN, penjual juga membuat faktur pajak. Pembeli dapat mencocokkan kedua dokumen tersebut.

Yang diperiksa bukan hanya jumlah akhirnya. Identitas, uraian jasa, tanggal, DPP, serta PPN juga perlu dilihat.

Bagian yang Perlu Diperiksa Sebelum Menerima Faktur Pajak

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan segera setelah faktur diterima. Cara ini membuat kesalahan lebih mudah ditemukan karena transaksi masih mudah ditelusuri.

Tidak perlu rumit. Kamu bisa menggunakan checklist sederhana.

  1. Cek identitas penjual.
    Pastikan nama dan identitas perpajakan sesuai dengan dokumen transaksi.
  2. Cek identitas pembeli.
    Pastikan data pembeli tercantum dengan benar.
  3. Periksa tanggal.
    Cocokkan tanggal faktur dengan kondisi transaksi.
  4. Periksa nomor dan kode.
    Pastikan informasi faktur berasal dari sistem yang berlaku.
  5. Lihat uraian barang atau jasa.
    Pastikan informasi tersebut sesuai dengan transaksi sebenarnya.
  6. Bandingkan nilai transaksi.
    Cocokkan angka pada faktur dengan invoice atau dokumen pendukung.
  7. Periksa DPP dan PPN.
    Pastikan perhitungannya mengikuti ketentuan yang berlaku.
  8. Simpan dokumen dengan rapi.
    Gabungkan faktur dengan dokumen transaksi yang berkaitan agar mudah ditemukan kembali.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membaca Faktur Pajak

Salah satu kesalahan yang cukup umum adalah hanya melihat nilai PPN. Padahal, banyak informasi lain yang perlu diperiksa.

Identitas penjual dan pembeli, misalnya. Jika terdapat kesalahan pada bagian tersebut, perusahaan perlu segera menelusuri dan melakukan tindakan sesuai prosedur yang berlaku.

Kesalahan lain muncul ketika invoice dianggap sama dengan faktur pajak. Padahal, fungsi keduanya berbeda.

contoh faktur pajak

Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS!

FAQ Contoh Faktur Pajak

Apakah faktur pajak sama dengan invoice?

Tidak. Invoice merupakan dokumen komersial yang biasanya digunakan untuk proses penagihan. Faktur pajak berkaitan dengan pemungutan PPN oleh PKP sesuai ketentuan perpajakan.

Baca juga  Rekening Koran Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Keduanya dapat muncul dalam satu transaksi. Karena itu, pembeli sebaiknya memahami fungsi masing-masing dokumen.

Informasi apa yang perlu diperiksa pada faktur pajak?

Periksa identitas penjual dan pembeli, nomor serta kode faktur, tanggal, uraian barang atau jasa, nilai transaksi, DPP, dan PPN.

Setelah itu, cocokkan data tersebut dengan invoice serta dokumen pendukung. Pemeriksaan seperti ini membantu menemukan perbedaan sejak awal.

Apakah semua contoh faktur pajak memiliki tampilan yang sama?

Belum tentu. Tampilan dokumen dapat mengikuti sistem elektronik dan ketentuan administrasi yang berlaku.

Karena sistem perpajakan dapat mengalami pembaruan, jangan langsung menggunakan contoh lama sebagai acuan. Pastikan informasi terbaru berasal dari DJP atau sumber pemerintah yang resmi.

Kesimpulan

Memahami contoh faktur pajak akan membantu kamu membaca dokumen perpajakan dengan lebih teliti. Ada banyak informasi yang perlu diperiksa, mulai dari identitas penjual dan pembeli hingga rincian barang atau jasa, tanggal, DPP, serta PPN.

Langkah pemeriksaan dapat dilakukan secara berurutan. Mulai dari identitas, lanjut ke nomor dan kode faktur, kemudian periksa tanggal serta rincian transaksi.

Menurut saya, kebiasaan memeriksa faktur sejak awal jauh lebih membantu daripada baru mencari kesalahan ketika dokumen sudah dibutuhkan. Pemeriksaan rutin juga membuat administrasi perusahaan lebih tertata.

Silakan klik poster yang tersedia atau tombol “KONSULTASI GRATIS” di pojok kanan website untuk mendapatkan informasi lebih lanjut sesuai kebutuhanmu.

contoh faktur pajak

Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS!

Ringkasan

  • Contoh faktur pajak membantu memahami informasi yang tercantum dalam dokumen PPN.
  • Identitas penjual dan pembeli perlu dicocokkan dengan dokumen transaksi.
  • Nomor dan kode faktur memiliki fungsi administratif yang berbeda dari nomor invoice.
  • DPP dan PPN perlu diperiksa berdasarkan jenis transaksi serta ketentuan yang berlaku.
  • Invoice dan faktur pajak memiliki fungsi berbeda meskipun dapat muncul dalam transaksi yang sama.
  • Pemeriksaan faktur sebaiknya dilakukan bersama invoice, kontrak, purchase order, atau dokumen pendukung lain.
  • Contoh faktur lama perlu diverifikasi kembali dengan aturan dan sistem DJP terbaru.
  • Sumber resmi pemerintah sebaiknya menjadi acuan utama ketika memeriksa ketentuan faktur pajak.

Referensi

  1. Direktorat Jenderal Pajak, Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
    https://www.pajak.go.id/
  2. Direktorat Jenderal Pajak, Coretax DJP
    https://www.pajak.go.id/coretax
  3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, sebagaimana telah beberapa kali diubah, termasuk melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
    https://peraturan.bpk.go.id/
  4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 tentang Ketentuan Perpajakan dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan.
    https://jdih.kemenkeu.go.id/
  5. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-03/PJ/2022 tentang Faktur Pajak, beserta ketentuan perubahannya.
    https://www.pajak.go.id/
  6. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
    https://jdih.kemenkeu.go.id/

Posted on Google Google
Esti Noviyanti profile picture
Esti Noviyanti
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Sebelumnya saya sempat mengalami banyak kendala dalam mengurus PT karena agensi sebelumnya tutup. Alhamdulillah, tim Legal MP sangat membantu memberikan solusi dan penjelasan yang terarah. Pelayanan pembuatan PT di sini sangat profesional dari awal hingga selesai. Proses konsultasinya jelas, responsnya cepat, dan setiap dokumen dijelaskan secara detail. Timnya juga sangat komunikatif, ramah (terimakasih kak Hanny dan tim), serta transparan mengenai biaya dan tahapan proses. Pengurusan legalitas berjalan lancar dan tepat waktu. Terima kasih banyak atas bantuan luar biasa dari seluruh tim Legal MP. Sangat direkomendasioan, semoga Legal MP semakin sukses dan jaya selalu!
Posted on Google Google
Thara Muthia profile picture
Thara Muthia
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Proses mudah & cepat Staf komunikatif
Posted on Google Google
FASHION JOLANY profile picture
FASHION JOLANY
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Layanan legalitas usaha yg cepat dan ramah, termasuk ramah di kantong tapu tetap profesional, segala yg berkaitan dg legalitas bisa di sini. bonusnya juga banyak ☺️
Posted on Google Google
Ahmad Ghufran Akbar profile picture
Ahmad Ghufran Akbar
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Melakukan pendirian PT disini sangat mudah, diarahkan, dan paling penting tidak ada yang ribet di persiapan hingga selesai pembuatan. Setelahnya pun masih menerima pertanyaan apabila ada kebingungan.
Posted on Google Google
masguntur husaini profile picture
masguntur husaini
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Saya Ucapkan Terima kasih atas Bantuan dan Pelayanannya yang menurut kami Maksimal. Staff yang sopan dan aktif memberikan informasi sehingga Perusahaan kami dapat diselesaikan dengan cepat dan lengkap 👍👍👍🙏
Posted on Google Google
Tommy Indoprabu Negoro profile picture
Tommy Indoprabu Negoro
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Selalu memberikan pelayanan terbaik, kami dari PT Central Emas Nusantara mengucapkan terimakasih banyak kepada tim work legal mp
Posted on Google Google
dian9900 ikn profile picture
dian9900 ikn
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Pelayanannya bagus, panduannya jelas, koordinasi nya cepat, komunikasi nya terbuka.
Posted on Google Google
YULIANA SADRI profile picture
YULIANA SADRI
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Mengurus document legalitas perusahaan saya sejak awal saya mempercayakan Legal MP sebagai pilihan. Begitupula disaat saya ingin melakukan perubahan alamat kantor dan lokasi usaha di Akta,NIB dan NPWP. Bagi saya Legal MP mempermudah urusan saya dan terpercaya. RECOMMEND!!
Posted on Google Google
canziolahoi profile picture
canziolahoi
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Pelayanan Legalmp.Id sangat baik, terpercaya, cepat dan sangat membantu sekali bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan usahanya agar memiliki badan hukum
Posted on Google Google
Hafidz Jafar profile picture
Hafidz Jafar
Google star 1Google star 2Google star 3Google star 4Google star 5Trustindex verifies that the original source of the review is Google.
Sangat mudah dan di beri arahan maupun petunjuk yang sangat di pahami, terimakasih legalmp. Id

Lihat review Legal MP

dari para pengusaha di seluruh Indonesia!

Artikel Terpopuler

Bagikan:

Seedbacklink
Seedbacklink

Daftar Isi