Daftar Isi

Cara Membuat Rekening Bisnis BCA, Mandiri, OCBC, BNI, dan BRI Terbaru

Cara Membuat Rekening Bisnis BCA, Mandiri, OCBC, BNI, dan BRI Terbaru

Membuka rekening bisnis merupakan salah satu langkah fundamental setelah perusahaan memperoleh dokumen legalitas usaha.

Rekening bisnis membantu perusahaan untuk memisahkan uang pribadi dan uang operasional, memantau arus kas, menerima pembayaran pelanggan, membayar vendor, menjalankan payroll, serta menyiapkan riwayat transaksi yang lebih profesional.

Umumnya, pengusaha seringkali mencampur uang bisnisnya ke dalam rekening pribadi.

Menurut saya, ini langkah yang kurang tepat. Sejak awal sebaiknya para pengusaa memisahkan uang bisnis dengan uang pribadi ke rekening terpisah.

Apa alasannya?

Pertama, supaya memudahkan pembukuan keuangan bisnis.

Selain itu, juga dapat membangun jejak transaksi yang dapat digunakan ketika perusahaan mengajukan kredit, mengikuti tender, menjalani audit, atau bekerja sama dengan perusahaan lain.

Penjelasan lebih lanjutnya, ada di bawah ini.

Mengapa Bisnis Perlu Memiliki Rekening Khusus?

Rekening bisnis dibutuhkan untuk memisahkan transaksi perusahaan dari keuangan pribadi, memperkuat pengendalian internal, dan menghasilkan riwayat transaksi yang lebih mudah dipertanggungjawabkan. 

Rekening atas nama badan usaha juga dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan ketika bertransaksi dengan pelanggan, vendor, investor, dan lembaga keuangan.

Manfaat utama kalau punya rekening khusus perusahaan meliputi:

  • Memisahkan aset pribadi pemilik dari dana operasional perusahaan.
  • Memudahkan penyusunan laporan laba rugi, arus kas, dan rekonsiliasi bank.
  • Mengurangi risiko transaksi perusahaan tidak tercatat dalam pembukuan.
  • Memudahkan pembayaran pajak, payroll, vendor, dan tagihan operasional.
  • Menyediakan rekening koran sebagai dokumen pendukung audit atau pengajuan kredit.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan karena pembayaran dilakukan ke rekening atas nama perusahaan.
  • Memudahkan integrasi dengan virtual account, QRIS, payment gateway, POS, dan sistem ERP.

Nilai kredit UMKM di Indonesia mencapai sekitar Rp1.498,64 triliun pada Maret 2026. 

Data tersebut menunjukkan besarnya peran pembiayaan formal bagi pengembangan usaha, meskipun kepemilikan rekening bisnis tidak otomatis membuat perusahaan memperoleh pinjaman.

Bank tetap menilai kemampuan membayar, legalitas, laporan keuangan, arus kas, agunan apabila dipersyaratkan, serta rekam jejak debitur.

Sebagai contoh, Bank Mandiri mencantumkan rekening koran atau riwayat rekening minimal enam bulan sebagai salah satu dokumen dalam pengajuan kredit investasi.

Penggunaan pembayaran formal juga dapat membantu perusahaan memperoleh data transaksi yang lebih tertib.

Penelitian terhadap 120 pelaku UMKM di Surabaya menemukan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume transaksi. 

Namun, dampak QRIS terhadap omzet tetap dapat berbeda berdasarkan karakteristik pelanggan, lokasi usaha, dan tingkat penggunaan pembayaran digital.

Syarat Umum Membuka Rekening Bisnis dan Rekening Korporasi

Syarat pembukaan rekening bisnis umumnya terdiri atas identitas pengurus, dokumen pendirian perusahaan, NPWP, NIB, data pemegang saham, dan informasi pemilik manfaat. 

Bank dapat meminta dokumen tambahan sesuai bentuk badan usaha, tingkat risiko kegiatan, struktur kepemilikan, serta hasil proses Know Your Customer atau KYC.

Dokumen yang sebaiknya dipersiapkan meliputi:

  • KTP dan NPWP pengurus yang berwenang.
  • KTP dan NPWP pemegang saham apabila diminta bank.
  • Akta pendirian dan seluruh akta perubahan terakhir.
  • Surat Keputusan pengesahan atau bukti pendaftaran dari Kementerian Hukum.
  • NPWP badan usaha.
  • Nomor Induk Berusaha atau NIB.
  • Sertifikat Standar atau izin usaha sektoral apabila dipersyaratkan.
  • Susunan direksi, komisaris, pengurus, dan pemegang saham terbaru.
  • Informasi pemilik manfaat atau beneficial owner.
  • Surat kuasa apabila pembukaan atau pengelolaan rekening diwakilkan.
  • Stempel perusahaan apabila masih diminta oleh kantor cabang.
  • Dokumen domisili atau bukti alamat tempat usaha apabila diperlukan.

Bank wajib menerapkan proses identifikasi, verifikasi, dan pemantauan nasabah berdasarkan ketentuan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme. 

Kewajiban tersebut diatur antara lain dalam POJK Nomor 8 Tahun 2023.

Perbandingan Rekening Bisnis BCA, Mandiri, OCBC, BNI, dan BRI

Setiap bank memiliki fokus produk yang berbeda. 

BCA dan Mandiri kuat untuk transaksi giro dan ekosistem korporasi, OCBC menawarkan fleksibilitas transaksi digital dan valas, BNI menyediakan pilihan tabungan bisnis serta BNIdirect, sedangkan BRI memiliki jaringan unit kerja yang luas dan dukungan QLola.

BankProduk yang RelevanSetoran Awal yang DicantumkanKanal Bisnis
BCAGiro BCA atau Tahapan GoldGiro Rp1 juta; Tahapan Gold Rp10 jutaKlikBCA Bisnis
MandiriMandiri Giro untuk badan usahaRp1 jutaKopra by Mandiri
OCBCGiro bisnis/Nyala BisnisMulai sekitar Rp1 juta untuk produk tertentuOCBC Business
BNITaplus Bisnis Non Perorangan atau BNI GiroBerbeda menurut kategori produkBNIdirect Bisnis
BRIBritAma Bisnis atau Giro BRIUmumnya Rp1 juta untuk badan usahaQLola by BRI

Nominal, biaya, saldo minimum, dan ketentuan pembukaan dapat berubah. 

Calon nasabah perlu memeriksa kembali Ringkasan Informasi Produk dan Layanan sebelum mengajukan permohonan.

Cara Membuat Rekening Bisnis di BCA

Untuk PT, CV, yayasan, koperasi, atau badan usaha lain, Giro BCA merupakan pilihan yang lebih jelas karena produk tersebut memang tersedia bagi nasabah badan. 

Tahapan Gold mencantumkan setoran awal Rp10 juta, sedangkan Giro BCA Rupiah mencantumkan penempatan awal Rp1 juta.

Dokumen badan usaha untuk Giro BCA dapat mencakup identitas dan NPWP pengurus maupun pemegang saham, NPWP badan, akta pendirian, akta perubahan, pengesahan Kementerian Hukum, NIB, dan perizinan lain sesuai risiko usaha.

Langkah pembukaannya:

1. Tentukan Produk Rekening

Pilih Giro BCA apabila rekening akan dibuka atas nama PT, CV, koperasi, yayasan, atau organisasi.

Giro BCA Rupiah mencantumkan penempatan awal dan saldo minimum sebesar Rp1 juta.

2. Periksa Dokumen Perusahaan

Pastikan nama, alamat, susunan pengurus, pemegang saham, dan kegiatan usaha sudah sama pada:

  • Akta perusahaan.
  • SK Kementerian Hukum.
  • NPWP badan.
  • NIB.
  • Dokumen perizinan sektoral.

Apabila terdapat perubahan direksi atau pemegang saham, selesaikan terlebih dahulu pencatatan perubahannya sebelum mengajukan rekening.

3. Tentukan Pengurus yang Datang ke Bank

Pilih direksi atau pengurus yang sesuai dengan kewenangan dalam anggaran dasar.

Apabila proses diwakilkan, siapkan surat kuasa yang ditandatangani pihak berwenang.

4. Ajukan Minat Pembukaan Giro

Calon nasabah dapat mengisi formulir “Apply Giro BCA” dengan memasukkan nama, tanggal lahir, alamat usaha, cabang yang dipilih, nomor telepon, dan alamat email.

Formulir tersebut berfungsi sebagai pengajuan awal.

Proses pemeriksaan dokumen dan penandatanganan tetap diselesaikan sesuai instruksi kantor cabang.

5. Datang ke Kantor Cabang BCA

Bawa dokumen asli dan salinannya.

Sebaiknya bawa pula:

  • Stempel perusahaan.
  • Materai elektronik atau fisik apabila diperlukan.
  • Surat kuasa.
  • Struktur organisasi.
  • Daftar beneficial owner.
  • Informasi perkiraan transaksi perusahaan.

6. Isi Formulir Pembukaan Rekening

Pengurus akan diminta melengkapi data:

  • Identitas badan usaha.
  • Alamat terdaftar dan alamat operasional.
  • Kegiatan usaha.
  • Sumber dana.
  • Tujuan pembukaan rekening.
  • Estimasi transaksi.
  • Pengurus.
  • Pemegang saham.
  • Beneficial owner.
  • Pihak yang berwenang mengelola rekening.

7. Jalani Verifikasi KYC

Petugas BCA akan mencocokkan dokumen asli dengan formulir.

Petugas juga dapat meminta penjelasan mengenai model bisnis, pelanggan, vendor, sumber dana, dan tujuan penggunaan rekening.

Untuk kegiatan usaha yang diawasi regulator tertentu, BCA dapat meminta izin usaha tambahan dari OJK, Bank Indonesia, Bappebti, atau instansi terkait.

8. Tentukan Spesimen Tanda Tangan

Perusahaan perlu menentukan apakah transaksi atau instruksi kepada bank dapat ditandatangani:

  • Oleh satu direktur.
  • Oleh dua direktur bersama-sama.
  • Oleh direktur dan pejabat lain.
  • Oleh penerima kuasa.

Ketentuan tersebut harus selaras dengan anggaran dasar dan keputusan internal perusahaan.

9. Tandatangani Dokumen Pembukaan

Direksi atau pihak berwenang menandatangani:

  • Formulir pembukaan rekening.
  • Syarat dan ketentuan.
  • Pernyataan beneficial owner.
  • Spesimen tanda tangan.
  • Surat kuasa apabila ada.
  • Formulir layanan transaksi yang dipilih.

10. Lakukan Setoran Awal

Lakukan penempatan awal sesuai jenis mata uang.

Untuk Giro BCA Rupiah, penempatan awal yang dicantumkan adalah Rp1 juta.

11. Tunggu Persetujuan dan Nomor Rekening

BCA akan memeriksa data dan dokumen perusahaan.

Rekening dapat digunakan setelah proses verifikasi selesai dan rekening dinyatakan aktif oleh bank.

12. Daftarkan KlikBCA Bisnis atau myBCA Bisnis

Setelah Giro BCA aktif, ajukan platform transaksi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga  Fungsi dan Wewenang Organ Perseroan Terbatas

Untuk myBCA Bisnis, pendaftaran dilakukan melalui kantor cabang, kantor cabang korporasi, atau relationship manager dengan mengisi formulir Ocean by BCA dan menyerahkan dokumen pendukung.

Untuk KlikBCA Bisnis, pendaftaran dilakukan melalui kantor cabang tempat perusahaan membuka rekening.

13. Tentukan Struktur Pengguna

Perusahaan dapat memilih struktur pengguna seperti:

  • Sysadmin.
  • Maker.
  • Approver.
  • Releaser.

Pada skema multiotorisasi, Sysadmin dapat mengatur pengguna, limit, rekening yang dapat diakses, serta alur persetujuan transaksi.

14. Terima Kredensial dan Token

Setelah pengajuan layanan selesai, perusahaan dapat menerima:

  • Corporate ID.
  • User ID.
  • KeyBCA atau hard token.
  • Email aktivasi soft token.
  • PIN atau kode aktivasi.

Untuk myBCA Bisnis, Corporate ID, User ID, dan perangkat otorisasi diberikan setelah pengajuan diproses.

15. Lakukan Aktivasi Pertama

Pengguna perlu:

  1. Masuk menggunakan Corporate ID dan User ID.
  2. Mengganti password atau PIN awal.
  3. Mengaktifkan token.
  4. Memeriksa daftar rekening.
  5. Memeriksa limit transaksi.
  6. Memastikan alur Maker dan Approver sudah benar.

16. Lakukan Transaksi Percobaan

Lakukan transfer dengan nominal kecil.

Pastikan:

  • Maker dapat membuat transaksi.
  • Approver dapat memeriksa transaksi.
  • Releaser dapat mengirim transaksi.
  • Notifikasi diterima.
  • Mutasi rekening tercatat dengan benar.

Setelah seluruh fungsi tersebut berjalan, rekening bisnis BCA siap digunakan untuk transaksi harian.

Cara Membuat Rekening Bisnis di Bank Mandiri

Mandiri Tabungan Bisnis dengan setoran awal Rp1 juta ditujukan kepada nasabah perorangan. Untuk PT, CV, koperasi, yayasan, atau badan usaha lain, produk yang lebih tepat adalah Mandiri Giro yang dapat dihubungkan dengan layanan Kopra by Mandiri.

Mandiri Giro mencantumkan setoran awal dan saldo minimum Rp1 juta untuk rekening rupiah.

Dokumen PT antara lain meliputi identitas pengurus, akta pendirian dan perubahan, susunan pengurus terbaru, anggaran dasar, NIB, NPWP badan, serta surat kuasa apabila diwakilkan.

Langkah pembukaannya:

1. Tentukan Produk yang Digunakan

Untuk rekening atas nama badan usaha, gunakan Mandiri Giro.

Mandiri Tabungan Bisnis lebih berorientasi kepada nasabah perorangan, sehingga badan usaha perlu memastikan produk yang dipilih dapat dibuka menggunakan nama perusahaan.

2. Periksa Status Perusahaan dan Pengurus

Pastikan perusahaan dan pengurus tidak tercatat dalam Daftar Hitam Nasional.

Bank Mandiri menerapkan ketentuan tersebut terhadap perusahaan maupun pengurusnya.

3. Tentukan Direksi dan Pengguna Kopra

Tentukan sejak awal:

  • Direksi yang membuka rekening.
  • Penerima kuasa apabila ada.
  • Administrator Kopra.
  • Maker.
  • Approver.
  • Releaser.
  • Limit transaksi setiap pengguna.

4. Siapkan Dokumen Asli dan Salinan

Susun dokumen berdasarkan kelompok:

Dokumen perusahaan:

  • Akta pendirian.
  • Akta perubahan.
  • SK Kementerian Hukum.
  • NPWP badan.
  • NIB.
  • Izin usaha.

Dokumen pengurus:

  • KTP.
  • NPWP.
  • Surat kuasa.
  • Spesimen tanda tangan.

5. Masuk ke Portal Kopra

Calon nasabah yang belum memiliki rekening dapat mengajukan pembukaan Mandiri Giro dan Kopra Cash Management secara bersamaan melalui landing page Portal Kopra.

Nasabah yang sudah mempunyai Mandiri Giro dapat langsung mengajukan Kopra Cash Management secara online.

6. Pilih Menu Onboarding Kopra Cash Management

Masukkan data dasar perusahaan, seperti:

  • Nama badan usaha.
  • NPWP.
  • NIB.
  • Alamat usaha.
  • Nomor telepon.
  • Email.
  • Bidang usaha.
  • Data pengurus.

7. Lengkapi E-Form

Isi informasi:

  • Tujuan pembukaan rekening.
  • Mata uang rekening.
  • Estimasi transaksi bulanan.
  • Sumber dana.
  • Negara tujuan transaksi.
  • Data beneficial owner.
  • Pengguna Kopra.
  • Struktur otorisasi.

Periksa kembali data sebelum dikirim karena perbedaan data dapat memperpanjang proses verifikasi.

8. Pilih Kantor Cabang

Pilih kantor cabang yang akan mengelola rekening.

Usahakan memilih cabang yang mudah dijangkau oleh direksi atau tim keuangan karena perubahan data tertentu mungkin tetap memerlukan verifikasi melalui cabang.

9. Datang ke Kantor Cabang

Calon nasabah yang membuka Mandiri Giro sekaligus Kopra masih perlu datang ke cabang untuk menyerahkan dan menandatangani dokumen fisik.

Bawa:

  • Dokumen asli.
  • Salinan dokumen.
  • Bukti pengajuan online.
  • Surat kuasa.
  • Stempel perusahaan.
  • Materai apabila diperlukan.

10. Jalani Proses KYC

Petugas akan memverifikasi:

  • Kewenangan direksi.
  • Struktur kepemilikan.
  • Beneficial owner.
  • Kegiatan usaha.
  • Sumber dana.
  • Profil pelanggan.
  • Estimasi transaksi.
  • Tujuan penggunaan rekening.

11. Isi dan Tandatangani Formulir

Pengurus atau kuasanya menandatangani:

  • Formulir Mandiri Giro.
  • Syarat dan ketentuan.
  • Formulir beneficial owner.
  • Spesimen tanda tangan.
  • Formulir Kopra.
  • Pengaturan pengguna.
  • Pengaturan limit.
  • Matriks otorisasi.

12. Lakukan Setoran Awal

Untuk Mandiri Giro Rupiah, lakukan setoran awal minimum Rp1 juta sesuai ketentuan produk yang dipublikasikan Bank Mandiri.

13. Tunggu Aktivasi Rekening

Bank akan memproses verifikasi dan mengaktifkan rekening setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

Pastikan nomor rekening dan nama pemilik rekening sudah sesuai sebelum dibagikan kepada pelanggan.

14. Selesaikan Pendaftaran Kopra

Apabila Mandiri Giro sudah aktif, lanjutkan registrasi Kopra Cash Management melalui Portal Kopra.

Nasabah yang telah memiliki Giro dapat mengisi e-form dan melakukan penandatanganan secara digital tanpa harus kembali ke cabang untuk pendaftaran Kopra.

15. Atur Otorisasi Berjenjang

Kopra memungkinkan perusahaan mengatur transaksi berdasarkan limit dan otorisasi berjenjang.

Contoh pengaturan:

  • Transaksi di bawah Rp10 juta: Maker dan Approver.
  • Transaksi Rp10 juta sampai Rp100 juta: Maker, Checker, dan Approver.
  • Transaksi di atas Rp100 juta: Maker, Checker, dan dua Approver.

16. Aktifkan Token

Kopra menggunakan alat otorisasi berupa token fisik atau Mandiri Mobile Token.

Pastikan token terhubung dengan pengguna yang benar dan tidak dipinjamkan kepada staf lain.

17. Lakukan Uji Transaksi

  • Transfer antar-Rekening Mandiri.
  • Transfer antarbank.
  • Approval bertingkat.
  • Unduh laporan transaksi.
  • Pembayaran tagihan.
  • Payroll apabila digunakan.

Cara Membuat Rekening Bisnis di OCBC

OCBC menyediakan solusi rekening bisnis digital melalui ekosistem Nyala Bisnis dan OCBC Business. 

Pembukaan online tersedia untuk kategori usaha tertentu, termasuk PT Perorangan.

Sedangkan badan usaha dengan struktur lebih kompleks serti PT Umum atau CV, dapat tetap diminta menjalani verifikasi tambahan atau datang ke cabang.

OCBC menyebut rekening bisnis PT Perorangan dapat diajukan 100% secara online menggunakan NPWP perusahaan, NIB, Pernyataan Pendirian, Sertifikat Pendirian, dan KTP pemilik usaha.

OCBC juga menyediakan kanal pembukaan rekening bisnis badan usaha melalui portal daring, meskipun metode penyelesaian proses dapat berbeda menurut bentuk dan profil perusahaan.

Langkah pembukaannya:

1. Tentukan Bentuk Usaha

Pilih kategori:

  • Individu atau usaha perorangan.
  • Perseroan Perorangan.
  • Perseroan Terbatas.
  • CV atau bentuk badan usaha lain yang tersedia.

Pemilihan kategori menentukan dokumen dan proses verifikasi berikutnya.

2. Pilih Produk

Pilih produk sesuai kebutuhan:

  • Nyala Bisnis.
  • Giro Bisnis.
  • Giro Business Smart.
  • Rekening multicurrency.
  • Rekening korporasi.

Periksa ketentuan saldo minimum, biaya transaksi, dan mata uang sebelum melanjutkan.

3. Siapkan Dokumen Digital

Pindai dokumen dalam format yang jelas.

Pastikan seluruh halaman akta, SK, NIB, dan NPWP dapat terbaca.

Hindari foto dokumen yang terpotong, gelap, atau memantulkan cahaya.

4. Akses Onboarding Nyala Bisnis

Pilih menu “Buka Badan Usaha” pada halaman Nyala Bisnis OCBC.

5. Masukkan Data Perusahaan

Isi:

  • Nama perusahaan.
  • NPWP badan.
  • NIB.
  • Alamat terdaftar.
  • Alamat operasional.
  • Bidang usaha.
  • Lama usaha.
  • Jumlah karyawan.
  • Perkiraan omzet.
  • Tujuan pembukaan rekening.

6. Masukkan Data Pengurus dan Pemegang Saham

Isi informasi:

  • Direksi.
  • Komisaris.
  • Pemegang saham.
  • Beneficial owner.
  • Pihak yang berwenang menandatangani.
  • Pengelola rekening.

Gunakan data yang sama dengan dokumen resmi.

7. Unggah Dokumen

Unggah dokumen sesuai bentuk badan usaha.

Untuk PT, dokumen utamanya meliputi:

  • NPWP perusahaan.
  • NIB.
  • Akta pendirian.
  • Akta perubahan.
  • SK Kementerian Hukum.
  • KTP dan NPWP pengurus.
  • Izin tambahan apabila diperlukan.

8. Tentukan Kantor Cabang Pengelola

Apabila sistem meminta pemilihan cabang, pilih cabang yang paling mudah dijangkau.

Cabang tersebut dapat menjadi titik layanan apabila perusahaan membutuhkan perubahan data atau layanan tambahan.

9. Jalani Verifikasi Identitas dan Dokumen

OCBC akan memeriksa data perusahaan serta identitas pihak yang berwenang.

Baca juga  Jenis Laporan Keuangan PT Perorangan, Apa Saja?

Perseroan Perorangan dapat menggunakan jalur pembukaan 100% online.

Untuk PT atau badan usaha dengan struktur lebih kompleks, bank dapat meminta verifikasi tambahan atau dokumen pendukung lain.

10. Lengkapi Dokumen Tambahan

Apabila petugas meminta klarifikasi, segera lengkapi:

  • Akta perubahan terakhir.
  • Surat kuasa.
  • Struktur organisasi.
  • Izin sektoral.
  • Bukti alamat usaha.
  • Penjelasan beneficial owner.
  • Dokumen transaksi pendukung.

11. Tandatangani Dokumen Pembukaan

Tanda tangan dapat dilakukan sesuai mekanisme yang diberikan bank, baik secara digital maupun melalui dokumen yang harus diserahkan.

Pastikan tanda tangan dilakukan oleh pejabat yang berwenang menurut anggaran dasar.

12. Tunggu Persetujuan Bank

Bank akan melakukan pemeriksaan akhir.

Apabila disetujui, perusahaan akan menerima informasi rekening dan instruksi penempatan dana.

13. Lakukan Setoran atau Penempatan Dana

Lakukan setoran sesuai produk yang dipilih.

Periksa apakah produk mempunyai persyaratan saldo minimum agar perusahaan tidak terkena biaya saldo di bawah minimum.

14. Daftarkan OCBC Business

OCBC Business merupakan platform internet dan mobile banking untuk transaksi bisnis.

Masuk ke halaman pendaftaran OCBC Business, kemudian:

  1. Pilih menu daftar.
  2. Isi data organisasi.
  3. Isi data pengguna.
  4. Tentukan administrator.
  5. Tentukan pembuat dan penyetuju transaksi.
  6. Unggah e-form yang telah dilengkapi apabila diminta.

15. Tentukan Struktur Otorisasi

Pilih apakah transaksi menggunakan:

  • Single authorization.
  • Dual authorization.
  • Multi-level authorization.

Perusahaan dengan lebih dari satu staf keuangan sebaiknya menggunakan otorisasi berjenjang.

16. Terima Organization ID dan User ID

Setelah pendaftaran disetujui, perusahaan memperoleh data akses sesuai prosedur OCBC.

Simpan Organization ID dan User ID secara terpisah dari kata sandi.

17. Aktifkan OCBC Business

  • Login pertama.
  • Penggantian password.
  • Aktivasi perangkat otorisasi.
  • Pemeriksaan rekening.
  • Pengaturan limit.
  • Pengaturan notifikasi.

18. Uji Transaksi

Lakukan transaksi kecil untuk memastikan sistem berjalan. Periksa pula fitur:

  • Transfer domestik.
  • Transfer valas.
  • Pemantauan mutasi.
  • Otorisasi transaksi.
  • Pembayaran tagihan.
  • Unduh laporan.

OCBC layak dipertimbangkan oleh perusahaan dengan transaksi valas, bisnis lintas negara, atau kebutuhan pengelolaan beberapa mata uang.

Namun, perusahaan tetap harus membandingkan spread valuta asing, biaya transfer internasional, biaya saldo minimum, dan biaya platform secara keseluruhan.

Cara Membuat Rekening Bisnis di BNI

BNI menyediakan Taplus Bisnis untuk nasabah perorangan maupun non-perorangan. 

Badan usaha dapat mengajukan Taplus Bisnis Non Perorangan melalui kanal onboarding BNIdirect Bisnis atau menggunakan BNI Giro untuk kebutuhan transaksi korporasi yang lebih kompleks.

Taplus Bisnis Non Perorangan tersedia untuk PT, koperasi, yayasan, CV, firma, asosiasi, dan organisasi lain dengan bentuk hukum yang jelas.

Persyaratannya meliputi surat kuasa pengelolaan rekening, identitas pengurus atau penerima kuasa, akta pendirian, izin usaha, dan NPWP.

Langkah pembukaannya:

1. Pilih Produk Rekening

Pilih:

  • Taplus Bisnis Non Perorangan untuk kebutuhan tabungan bisnis.
  • BNI Giro untuk transaksi yang membutuhkan rekening giro.
  • Giro Valas untuk transaksi mata uang asing.

BNI Giro Rupiah pada halaman produk mencantumkan setoran awal sebesar Rp500 ribu.

2. Tentukan Pengelola Rekening

Siapkan surat penunjukan pengelola rekening.

Tentukan:

  • Direksi penandatangan.
  • Penerima kuasa.
  • Administrator.
  • Maker.
  • Approver.
  • Releaser.

3. Siapkan Dokumen Digital dan Fisik

Dokumen digital digunakan untuk onboarding.

Dokumen asli perlu disiapkan apabila bank meminta pemeriksaan di cabang.

4. Akses Portal Onboarding BNI

Pembukaan Taplus Bisnis Non Perorangan dapat dimulai melalui portal BNIdirect onboarding.

Alternatifnya, perusahaan dapat datang langsung ke kantor cabang BNI.

5. Pilih Pembukaan Rekening Non Perorangan

Pilih jenis badan usaha, kemudian tentukan produk rekening yang dibutuhkan.

Pastikan tidak memilih rekening perorangan apabila rekening akan digunakan atas nama perusahaan.

6. Isi Profil Perusahaan

Masukkan:

  • Nama badan usaha.
  • NPWP.
  • NIB.
  • Alamat.
  • Bidang usaha.
  • Omzet.
  • Jumlah karyawan.
  • Sumber dana.
  • Tujuan pembukaan rekening.
  • Estimasi transaksi.

7. Isi Data Pengurus dan Beneficial Owner

Masukkan seluruh data direksi, komisaris, pemegang saham, dan pemilik manfaat.

Pastikan nomor identitas dan persentase kepemilikan sesuai dokumen perusahaan.

8. Unggah Dokumen Legalitas

Unggah dokumen secara lengkap.

Pastikan akta perubahan yang diunggah merupakan perubahan terakhir.

9. Tentukan Cabang Pengelola

Pilih kantor cabang BNI yang akan mengelola rekening dan membantu proses lanjutan apabila diperlukan.

10. Kirim Pengajuan

Periksa kembali seluruh data.

Kesalahan ejaan nama perusahaan, NPWP, NIB, atau nomor identitas dapat memperlambat verifikasi.

11. Ikuti Verifikasi Lanjutan

BNI dapat meminta:

  • Konfirmasi melalui telepon.
  • Dokumen tambahan.
  • Penyerahan dokumen asli.
  • Kehadiran pejabat berwenang.
  • Penandatanganan di cabang.

Ikuti instruksi yang dikirim melalui kanal resmi BNI.

12. Tandatangani Formulir

Lengkapi:

  • Formulir rekening non-perorangan.
  • Formulir layanan digital.
  • Surat kuasa.
  • Spesimen tanda tangan.
  • Pernyataan beneficial owner.
  • Syarat dan ketentuan.

13. Lakukan Setoran Awal

Lakukan setoran sesuai jenis produk dan kategori rekening.

Untuk BNI Giro Rupiah, setoran awal yang dicantumkan adalah Rp500 ribu.

14. Tunggu Rekening Aktif

Setelah pemeriksaan disetujui, BNI akan mengaktifkan rekening perusahaan.

Periksa nama rekening dan nomor rekening sebelum menggunakannya untuk invoice atau kontrak.

15. Pilih BNIdirect Bisnis atau BNIdirect Cash

BNIdirect Cash ditujukan untuk institusi dan perusahaan yang membutuhkan transaksi dalam jumlah besar serta beberapa pengguna dengan peran berbeda.

Pendaftaran BNIdirect Cash dapat dilakukan melalui portal onboarding atau kantor cabang.

16. Lengkapi Pendaftaran BNIdirect

Pemohon perlu:

  • Memiliki rekening BNI.
  • Mengisi formulir layanan.
  • Memilih layanan yang digunakan.
  • Menyerahkan akta, NIB, identitas, dan dokumen legalitas.
  • Menandatangani aplikasi.
  • Menyetujui pricing proposal apabila ada.

17. Atur Maker, Approver, dan Releaser

BNIdirect Cash menggunakan tiga peran utama:

  • Maker membuat transaksi.
  • Approver memeriksa dan menyetujui.
  • Releaser meneruskan transaksi ke bank.

Jangan memberikan ketiga peran tersebut kepada satu orang kecuali struktur perusahaan memang sangat kecil dan risikonya sudah dinilai.

18. Terima Data Akses dan Token

Perusahaan akan menerima:

  • ID perusahaan.
  • ID pengguna.
  • Password.
  • Hard token atau soft token sesuai layanan.

BNIdirect menggunakan token untuk mengotorisasi transaksi.

19. Lakukan Login Pertama

Ganti password awal dan aktifkan token.

Periksa rekening, limit, pengguna, dan alur otorisasi.

20. Uji Fitur BNIdirect

Lakukan pengujian:

  • Transfer tunggal.
  • Mass payment.
  • Pembayaran tagihan.
  • Pembayaran pajak.
  • Unduh laporan.
  • Persetujuan Maker–Approver–Releaser.

BNI mencantumkan setoran awal yang berbeda untuk kategori Premium, Retail, dan Mikro. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mengonfirmasi kategori yang diberikan sebelum menyetorkan dana.

Penelitian mengenai digitalisasi pengelolaan keuangan menunjukkan bahwa pembayaran non-tunai dan sistem keuangan digital dapat meningkatkan efisiensi, akurasi pencatatan, transparansi, dan kualitas pengambilan keputusan. 

Namun, manfaat tersebut bergantung pada kedisiplinan rekonsiliasi dan pengendalian internal perusahaan.

rekening bisnis
Pembuatan PT dan CV Terima Beres dengan DP 0% dan Gabung Komunitas Pengusaha, Mulai Sekarang dengan KLIK LINK DI SINI!

Cara Membuat Rekening Bisnis di BRI

BRI menyediakan BritAma Bisnis untuk mendukung transaksi badan usaha serta Giro BRI untuk kebutuhan transaksi yang lebih formal. 

BritAma Bisnis badan usaha mencantumkan setoran awal Rp1 juta dan dapat dihubungkan dengan QLola by BRI.

Dokumen yang dicantumkan BRI meliputi formulir aplikasi, identitas pengurus, NPWP, akta pendirian atau anggaran dasar, izin usaha, serta surat kuasa pengelolaan rekening.

Langkah pembukaannya:

1. Pilih Produk

Pilih:

  • BritAma Bisnis untuk transaksi bisnis dan fasilitas tabungan.
  • Giro BRI untuk rekening giro atas nama badan usaha.
  • Giro Valas untuk transaksi mata uang asing.

Untuk PT dengan kebutuhan rekening korporasi dan otorisasi formal, Giro BRI dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

2. Siapkan Dokumen

Siapkan:

  • Akta pendirian.
  • Anggaran dasar.
  • Akta perubahan.
  • SK Kementerian Hukum.
  • NPWP badan.
  • NIB.
  • Izin usaha.
  • KTP dan NPWP pengurus.
  • Surat kuasa apabila diwakilkan.
  • Struktur organisasi.
  • Beneficial owner.

Untuk Giro BRI badan usaha, BRI mencantumkan akta pendirian atau AD/ART, izin usaha, NPWP, identitas pengurus, dan surat kuasa apabila diwakilkan.

3. Tentukan Pengurus yang Berwenang

Pastikan orang yang datang mempunyai kewenangan sesuai anggaran dasar atau membawa surat kuasa yang sah.

4. Isi E-Form Apabila Tersedia

Gunakan kanal e-form BRI untuk memilih produk dan mengisi data awal.

Baca juga  Alasan Pencabutan SP-PIRT dalam Industri Pangan

Simpan nomor referensi atau bukti pengajuan.

5. Pilih Unit Kerja BRI

Pilih kantor cabang atau unit kerja yang akan mengelola rekening.

Untuk perusahaan, kantor cabang utama atau kantor cabang pembantu biasanya lebih sesuai dibandingkan unit dengan layanan yang lebih terbatas.

6. Datang ke Unit Kerja BRI

Bawa:

  • Dokumen asli.
  • Fotokopi.
  • Bukti e-form.
  • Stempel.
  • Surat kuasa.
  • Materai apabila diperlukan.

7. Isi Formulir Pembukaan Rekening

Lengkapi informasi perusahaan, pengurus, pemegang saham, beneficial owner, sumber dana, tujuan rekening, dan estimasi transaksi.

8. Jalani Verifikasi KYC

BRI dapat meminta dokumen pendukung, melakukan komunikasi lanjutan, atau melakukan kunjungan fisik berdasarkan profil calon nasabah.

Kunjungan bukan tahapan wajib untuk seluruh nasabah, tetapi dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan verifikasi bank.

9. Tentukan Spesimen dan Kewenangan

Tentukan pejabat yang berwenang menandatangani instruksi rekening.

Pastikan pola tanda tangan sesuai dengan anggaran dasar dan surat kuasa.

10. Tandatangani Dokumen

Tandatangani:

  • Formulir rekening.
  • Syarat dan ketentuan.
  • Formulir beneficial owner.
  • Spesimen tanda tangan.
  • Surat kuasa.
  • Formulir fasilitas e-banking.

11. Lakukan Setoran Awal

Untuk BritAma Bisnis, setoran awal yang dicantumkan BRI adalah Rp1 juta.

Untuk Giro BRI, ikuti nominal setoran yang diberitahukan berdasarkan kategori rekening.

12. Terima Bukti Rekening

Setelah disetujui, perusahaan dapat menerima:

  • Nomor rekening.
  • Buku tabungan apabila produk menggunakannya.
  • Kartu debit apabila tersedia.
  • Informasi layanan transaksi.

13. Daftar QLola

Sebelum mendaftar QLola, perusahaan harus mempunyai rekening yang memenuhi syarat, seperti BritAma Bisnis, Simpedes Usaha, atau Giro.

Akses halaman pendaftaran QLola, lalu pilih menu daftar.

14. Isi Data Perusahaan

Masukkan:

  • Nama perusahaan.
  • Nomor rekening.
  • Nomor kartu apabila diminta.

15. Isi Profil Signer

Masukkan:

  • Nama lengkap.
  • Jabatan.
  • Nomor identitas.
  • Nomor telepon.
  • Email.

16. Isi Profil Administrator

Masukkan data administrator yang akan mengelola pengguna dan alur kerja.

Administrator sebaiknya berbeda dari Signer apabila struktur perusahaan memungkinkan.

17. Kirim Registrasi

Setelah data dikirim, perusahaan akan memperoleh nomor referensi untuk aktivasi QLola di Customer Service BRI.

18. Datang ke Unit Kerja BRI untuk Aktivasi

Bawa:

  • Nomor referensi.
  • KTP atau paspor asli.
  • Bukti kepemilikan rekening.
  • Akta pendirian.
  • Akta perubahan.
  • NPWP.
  • NIB atau izin usaha.
  • Dasar kewenangan bertindak.
  • Surat kuasa.
  • Identitas pemberi dan penerima kuasa.

19. Terima Corporate ID dan User ID

Setelah aktivasi disetujui, perusahaan memperoleh:

  • Corporate ID.
  • User ID.
  • Password awal.
  • Akses Signer.
  • Akses Administrator.

20. Lakukan Login Pertama

Masuk menggunakan Corporate ID, User ID, dan password.

Pada login pertama, pengguna diwajibkan mengganti password awal.

21. Buat Pengguna Maker dan Checker

Administrator dapat menambahkan pengguna Maker dan Checker serta menentukan status aktif atau tidak aktif.

22. Atur Alur Kerja

Pilih:

  • Single user.
  • Multiple user.
  • Maker–Checker–Signer.

Untuk perusahaan dengan transaksi rutin, gunakan multiple user agar terdapat pemisahan kewenangan.

23. Aktifkan Soft Token

Unduh aplikasi QLola Soft Token dari penerbit resmi BRI.

Pastikan nomor telepon pada perangkat sama dengan nomor yang didaftarkan.

24. Uji Transaksi

Lakukan:

  • Transfer nominal kecil.
  • Pemeriksaan oleh Checker.
  • Persetujuan oleh Signer.
  • Aktivasi token.
  • Unduh laporan.
  • Pemeriksaan notifikasi.

Pendaftaran QLola mensyaratkan perusahaan telah memiliki rekening seperti BritAma Bisnis, Giro, atau Simpedes Usaha. 

Aktivasi tertentu tetap memerlukan kunjungan ke unit kerja BRI dengan membawa dokumen perusahaan.

BRI relevan bagi perusahaan yang memiliki cabang, vendor, atau aktivitas operasional di berbagai daerah karena jaringan unit kerjanya mempermudah akses layanan fisik.

rekening bisnis
Pembuatan PT dan CV Terima Beres dengan DP 0% dan Gabung Komunitas Pengusaha, Mulai Sekarang dengan KLIK LINK DI SINI!

Strategi Memilih Bank yang Tepat untuk Perusahaan

Bank terbaik bukan selalu bank dengan setoran awal paling rendah. 

Perusahaan perlu menghitung total biaya transaksi, kualitas platform digital, jaringan cabang, kebutuhan valas, fasilitas virtual account, kemudahan payroll, dan sistem otorisasi sebelum menentukan bank utama.

Gunakan kriteria berikut:

1. Volume Transaksi

Perusahaan dengan ribuan transaksi bulanan membutuhkan bulk payment, virtual account, API, dan fasilitas rekonsiliasi otomatis.

2. Struktur Tim Keuangan

Pilih platform yang menyediakan maker, checker, approver, dan batas transaksi berbeda untuk setiap pengguna.

3. Lokasi Operasional

Perusahaan dengan aktivitas di luar kota sebaiknya mempertimbangkan ketersediaan kantor cabang, setor tunai, dan dukungan layanan di daerah.

4. Transaksi Internasional

Bandingkan jumlah mata uang, spread kurs, biaya remitansi, batas transaksi, serta persyaratan dokumen underlying.

5. Integrasi Sistem

Periksa apakah layanan bank dapat diintegrasikan dengan ERP, aplikasi akuntansi, POS, payment gateway, atau sistem internal perusahaan.

6. Total Cost of Banking

Hitung biaya administrasi, saldo minimum, transfer, payroll, virtual account, token, cek atau bilyet giro, dan biaya layanan digital.

7. Dukungan Relationship Manager

Perusahaan yang sedang bertumbuh akan lebih terbantu apabila memperoleh relationship manager yang responsif untuk pembukaan fasilitas baru, kredit, trade finance, atau cash management.

Information gain: jangan menempatkan seluruh uang perusahaan dalam satu rekening operasional.

Struktur yang lebih sehat adalah:

  • Rekening penerimaan pelanggan.
  • Rekening pembayaran operasional.
  • Rekening payroll.
  • Rekening cadangan pajak.
  • Rekening dana darurat atau investasi jangka pendek.

Perusahaan juga dapat menggunakan dua bank berbeda sebagai mitigasi risiko ketika salah satu sistem mengalami gangguan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah PT wajib mempunyai rekening perusahaan?

Tidak semua ketentuan pendirian PT secara eksplisit mewajibkan rekening bank langsung dibuka setelah perusahaan berdiri.

Namun, rekening atas nama PT sangat dianjurkan untuk menjaga pemisahan aset, pembukuan, pembayaran pajak, dan kredibilitas transaksi.

Apakah rekening perusahaan bisa dibuka secara online?

Bisa untuk produk dan bentuk usaha tertentu.

OCBC menyediakan pembukaan online bagi PT Perorangan, sedangkan BNI menyediakan onboarding rekening bisnis non-perorangan melalui BNIdirect Bisnis. Bank tetap dapat meminta verifikasi tambahan berdasarkan profil risiko calon nasabah.

Apakah direktur harus datang ke bank?

Tergantung ketentuan bank dan bentuk badan usaha.

Beberapa bank memperbolehkan penggunaan surat kuasa, tetapi bank tetap dapat meminta kehadiran pengurus atau pihak yang berwenang untuk verifikasi.

Mengapa pembukaan rekening perusahaan ditolak?

Penyebab yang umum meliputi dokumen tidak lengkap, perbedaan data antar-dokumen, beneficial owner tidak jelas, alamat usaha sulit diverifikasi, izin usaha belum terpenuhi, atau profil transaksi tidak sesuai dengan kegiatan perusahaan.

Apakah satu perusahaan boleh mempunyai dua rekening bank?

Boleh.

Perusahaan dapat menggunakan beberapa rekening untuk memisahkan penerimaan, operasional, payroll, pajak, valas, atau kebutuhan cadangan transaksi.

Kesimpulan

Membuka rekening bisnis merupakan investasi tata kelola, bukan sekadar pekerjaan administratif. 

Rekening yang tepat membantu perusahaan membangun pembukuan yang lebih akurat, pengendalian transaksi yang lebih aman, serta infrastruktur keuangan yang siap mendukung pertumbuhan.

BCA, Mandiri, OCBC, BNI, dan BRI memiliki keunggulan yang berbeda.

Perusahaan dengan transaksi domestik intensif dapat mempertimbangkan BCA, Mandiri, BNI, atau BRI, sedangkan perusahaan dengan kebutuhan transaksi valas dapat membandingkan fasilitas OCBC dengan produk multicurrency dari bank lain.

Menggunakan dua bank juga dapat menjadi strategi yang rasional selama setiap rekening memiliki fungsi yang jelas dan seluruh transaksi tetap direkonsiliasi dalam pembukuan perusahaan.

Referensi

  • Bank Central Asia. “Tahapan Gold: Simpanan untuk Kebutuhan Transaksi Bisnis.”
  • Bank Central Asia. “Giro BCA: Fitur, Persyaratan, Biaya, dan Setoran Awal.”
  • Bank Central Asia. “KlikBCA Bisnis.”
  • Bank Mandiri. “Mandiri Tabungan Bisnis.”
  • Bank Mandiri. “Mandiri Giro: Biaya, Persyaratan, dan Dokumen Badan Usaha.”
  • OCBC Indonesia. “Cara Membuka Rekening Perusahaan dan Nyala Bisnis.”
  • OCBC Indonesia. “Pembukaan Rekening Bisnis untuk PT Perorangan.”
  • Bank Negara Indonesia. “BNI Taplus Bisnis.”
  • Bank Negara Indonesia. “BNI Giro Non Perorangan.”
  • Bank Rakyat Indonesia. “BritAma Bisnis untuk Badan Usaha.”
  • Bank Rakyat Indonesia. “Panduan Aktivasi QLola Internet Banking.”
  • Otoritas Jasa Keuangan. “POJK Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM.”
  • Otoritas Jasa Keuangan. “Intermediasi Perbankan dan Perkembangan Kredit UMKM Maret 2026.”
  • Badan Pusat Statistik. “Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 tentang KBLI 2025.”
  • Pemerintah Republik Indonesia. “PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.”
  • Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. “Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha melalui OSS.”
  • Kementerian Hukum Republik Indonesia. “Peraturan Menteri Hukum Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perseroan Terbatas.”
  • Yasik dan Mutoffar. “Efektivitas Sistem QRIS dalam Meningkatkan Volume Transaksi UMKM.” Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 2025.
  • “Transformasi Pengelolaan Keuangan UMKM di Era Ekonomi Digital.” International Conference Series, 2026.

Daftar Isi