Kredit usaha rakyat (KUR) adalah pinjaman modal usaha yang bunganya disubsidi pemerintah. Lembaga keuangan dan koperasi penyalur yang mencairkan dananya.
Banyak pelaku UMKM ingin memanfaatkannya, lalu mentok di urusan syarat dan prosedur. Padahal garis besarnya mudah.
Kamu butuh usaha produktif yang pada umumnya sudah berjalan minimal enam bulan, dokumen yang rapi, dan pengajuan lewat penyalur KUR.
Tahun 2026, plafonnya mencapai Rp500 juta, dengan bunga mulai 3% per tahun untuk KUR Super Mikro.
Sebagai penulis yang menekuni sisi hukum, saya menilai KUR sebagai jalur pembiayaan paling aman untuk usaha kecil. Aturannya jelas.
Bunganya dibatasi negara. Sementara itu, banyak pelaku usaha malah tergiur pinjaman online dengan bunga yang sulit dikendalikan. Karena itu, pelajari dulu aturan mainnya sebelum kamu mengajukan.
Baca juga: Peluang Bisnis Agen KAI Logistik, Ini Syarat dan Modalnya
Apa Itu Kredit Usaha Rakyat dan Dasar Hukumnya
KUR adalah kredit atau pembiayaan modal kerja dan investasi untuk usaha produktif yang layak. Biasanya, calon debitur belum punya agunan tambahan yang cukup.
Pemerintah turun tangan dengan menanggung sebagian bunganya lewat subsidi, sehingga bunga yang kamu bayar jauh di bawah kredit komersial. Penyalur KUR mengurus penyaluran dana.
Pemerintah menetapkan pedomannya.Dasar hukum terbarunya adalah Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.
Pemerintah menetapkannya pada 5 Januari 2026, dan aturan itu berlaku sejak diundangkan pada 13 Januari 2026.
Aturan ini mencabut Permenko Nomor 1 Tahun 2022 beserta perubahan terakhirnya, yaitu Permenko Nomor 12 Tahun 2025. Menurut aturan tersebut, penerima KUR mencakup:
- pelaku usaha mikro dan kecil;
- calon Pekerja Migran Indonesia, termasuk calon peserta magang di luar negeri;
- kelompok usaha.
Dalam KUR, skala usaha mikro dan kecil ditentukan dari omzet tahun sebelumnya atau estimasi omzet tahun berjalan, paling banyak Rp4,8 miliar. Penyalur memvalidasinya lewat laporan perpajakan atau penilaian objektifnya sendiri.
Adapun UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023, menjadi payung hukum umum bagi UMKM. Jadi, cek dulu omzet usahamu sebelum mengajukan.

Jenis dan Plafon Kredit Usaha Rakyat 2026
Pemerintah membagi KUR ke dalam beberapa skema, menyesuaikan kebutuhan dan skala usaha. Berikut jenis KUR yang perlu kamu kenal:
- KUR Super Mikro: plafon sampai Rp10 juta per akad, bunga 3% efektif per tahun.
- KUR Mikro: plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta.
- KUR Kecil: plafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta.
- KUR Khusus: untuk kelompok usaha berbentuk klaster yang bermitra dengan offtaker, plafon sampai Rp500 juta, bunga 6% efektif per tahun.
- KUR Penempatan PMI: bunga 6% efektif per tahun, tenor paling lama sama dengan masa kontrak kerja atau magang dan maksimal tiga tahun.
Pilih skema yang paling dekat dengan kebutuhan modalmu. Mengambil plafon terlalu besar hanya menambah beban cicilan.
Suku Bunga KUR 2026
Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, bunganya 6% efektif per tahun di sektor produksi dan perdagangan berorientasi ekspor. Sektor perdagangan non-ekspor punya hitungan sendiri.
KUR Mikro dikenai 6% pada akad pertama dan 7% pada akad kedua. KUR Kecil naik 1% pada setiap akad berikutnya, dengan batas tertinggi 9%.
Bunga efektif dihitung dari sisa pokok pinjaman. Makin lama kamu mencicil, makin kecil porsi bunga dalam setiap angsuran.
Tenor juga layak kamu perhatikan. Kredit modal kerja paling lama tiga tahun pada KUR Super Mikro dan Mikro, serta empat tahun pada KUR Kecil.
Kredit investasi paling lama lima tahun. Sebelum memutuskan, minta simulasi angsuran dari beberapa penyalur dan bandingkan hasilnya.
Syarat Mengajukan Kredit Usaha Rakyat
Syarat KUR terbagi dua, yaitu syarat penerima dan syarat dokumen. Penyalur akan memeriksa keduanya sebelum menyetujui pinjamanmu.
Syarat Umum Penerima KUR
Pastikan kamu memenuhi ketentuan berikut:
- Kamu cakap hukum dan memenuhi ketentuan usia dari penyalur KUR.
- Kamu menjalankan usaha produktif dan layak dibiayai.
- Usahamu sudah berjalan minimal enam bulan. KUR Super Mikro memberi kelonggaran bagi kamu yang mengikuti pelatihan atau pendampingan. Pada KUR Mikro, pekerja yang terkena PHK cukup punya usaha tiga bulan, asal sudah mengikuti pelatihan kewirausahaan.
- Omzet usahamu paling banyak Rp4,8 miliar, berdasarkan omzet tahun sebelumnya atau estimasi omzet tahun berjalan.
- Kamu bukan ASN, TNI, atau Polri aktif. Pensiunan dan mereka yang memasuki masa persiapan pensiun boleh mengajukan.
- Kolektibilitas kreditmu di SLIK OJK lancar. Kamu masih boleh punya KPR, kartu kredit, atau kredit konsumsi, selama kolektibilitasnya lancar.
- Kamu terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Kepesertaan wajib untuk pinjaman di atas Rp100 juta, dan sukarela untuk pinjaman sampai Rp100 juta.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Siapkan dokumen berikut supaya verifikasi berjalan lancar:
- KTP-el dan Kartu Keluarga;
- Nomor Induk Berusaha (NIB);
- NPWP dan surat keterangan usaha, sesuai permintaan penyalur;
- catatan keuangan atau rekening usaha;
- agunan tambahan, khusus untuk plafon di atas Rp100 juta.
Aturan agunan perlu kamu pahami. Untuk plafon sampai Rp100 juta, penyalur dilarang meminta agunan tambahan di luar usaha yang kamu biayai.
Penyalur baru boleh memintanya pada plafon di atas Rp100 juta, dan wujudnya bisa aset berwujud maupun tidak berwujud, termasuk kekayaan intelektual. Kalau kamu belum punya NIB, urus itu lebih dulu. Dokumen satu ini sering jadi pangkal masalah.
Cara Mengajukan KUR Langkah demi Langkah
Prosesnya terasa ringan kalau kamu menyiapkan semuanya sejak awal. Ikuti urutan berikut:
- Hitung kebutuhan modal. Tentukan jumlah pinjaman yang benar-benar usahamu perlukan.
- Pilih penyalur KUR. Kamu bisa memilih BRI, Mandiri, BNI, BSI, BTN, bank daerah, atau koperasi yang ditunjuk sebagai penyalur.
- Lengkapi dokumen. Urus NIB lebih dulu bila usahamu belum memilikinya.
- Ajukan permohonan. Datangi kantor cabang atau pakai kanal online milik penyalur.
- Ikuti verifikasi.
- Petugas akan mensurvei usahamu dan memeriksa SLIK. Data penyaluran KUR juga terintegrasi dengan sistem informasi kredit program (SIKP).
- Tanda tangani akad. Baca perjanjian kredit dengan teliti. Setelah itu, dana cair ke rekeningmu.
Simpan juga salinan akad dan jadwal angsuran. Dua dokumen itu menjadi bukti hukum bila suatu hari muncul sengketa.
Kesalahan yang Membuat Pengajuan KUR Ditolak
Banyak pengajuan KUR gagal karena kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah. Pertama, kolektibilitas kredit di SLIK bermasalah, misalnya cicilan lama yang menunggak.
Kedua, usaha belum berjalan enam bulan dan kamu tidak memenuhi syarat pengecualian. Ketiga, dokumen tidak lengkap, terutama NIB.
Keempat, kamu memakai dana untuk kebutuhan konsumtif, padahal KUR diperuntukkan bagi usaha produktif.
Soal biaya, tanyakan rincian langsung ke penyalur sebelum akad. Hati-hati juga dengan calo yang meminta uang di luar ketentuan. Urus langsung ke penyalur resmi saja.

FAQ (Frequently Asked Questions)
- Apakah KUR bisa diajukan tanpa agunan? Bisa, untuk plafon sampai Rp100 juta. Pada rentang itu, penyalur dilarang meminta agunan tambahan di luar usaha yang kamu biayai. Untuk plafon di atas Rp100 juta, penyalur boleh meminta agunan tambahan.
- Berapa kali saya boleh mengajukan KUR?Jawabannya tergantung skema dan sektor. KUR Super Mikro, sektor produksi, dan perdagangan berorientasi ekspor tidak dibatasi frekuensinya. Perdagangan non-ekspor punya batas: KUR Mikro maksimal dua akad, sedangkan KUR Kecil dibatasi akumulasi pinjaman Rp500 juta, termasuk dari KUR Mikro. Bunganya pun naik bertahap pada akad berikutnya.
- Apakah ASN boleh mengajukan KUR? Tidak. Permenko 1/2026 melarang ASN, TNI, dan Polri aktif menerima KUR. Pensiunan dan mereka yang memasuki masa persiapan pensiun masih boleh mengajukan.
Kesimpulan
Kredit usaha rakyat memberi UMKM akses modal dengan bunga rendah dan aturan yang jelas. Kamu perlu mengenal jenis KUR, memenuhi syarat penerima, menyiapkan dokumen, lalu mengajukannya lewat penyalur KUR.
Langkah yang saya sarankan sederhana: urus NIB, rapikan catatan keuangan, dan cek SLIK sebelum mengajukan.
Menurut saya, KUR layak menjadi pilihan pertama sebelum kamu melirik sumber pembiayaan lain yang lebih mahal. Ambil plafon sesuai kemampuan cicilan usahamu, jangan lebih.
Kalau kamu masih ragu soal legalitas usaha, NIB, atau isi perjanjian kredit, kami siap membantu. Klik poster yang tersedia atau tekan tombol “KONSULTASI GRATIS” di pojok kanan website ini. Mari pastikan langkah usahamu aman secara hukum.
Baca juga: Peluang Bisnis Agen Shopee Express, Ini Syarat dan Modalnya
Ringkasan
- KUR adalah kredit modal usaha dengan subsidi bunga pemerintah untuk usaha produktif yang layak.
- Dasar hukum terbarunya adalah Permenko Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026, berlaku sejak 13 Januari 2026 dan mencabut Permenko 1/2022 beserta perubahannya.
- KUR Super Mikro berplafon sampai Rp10 juta dengan bunga 3%. KUR Mikro dan Kecil berplafon sampai Rp500 juta dengan bunga 6% pada sektor produksi.
- Sektor perdagangan non-ekspor memakai bunga berjenjang: KUR Mikro sampai 7%, KUR Kecil sampai 9%.
- Penerima harus punya omzet maksimal Rp4,8 miliar, usaha minimal enam bulan, kolektibilitas SLIK lancar, dan NIB.
- ASN, TNI, dan Polri aktif tidak boleh menerima KUR. BPJS Ketenagakerjaan wajib untuk pinjaman di atas Rp100 juta.
- Plafon sampai Rp100 juta tidak boleh disyaratkan agunan tambahan.
- Pengajuan dilakukan lewat penyalur KUR. Baca akad dengan teliti dan jauhi calo.
Referensi
- Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat. Database peraturan nasional: peraturan.go.id/id/permenko-perekonomian-no-1-tahun-2026.
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Informasi kebijakan kredit program pemerintah: ekon.go.id.
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.
- Otoritas Jasa Keuangan. Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK): ojk.go.id.





