
PPh 15: Pengertian, Tarif, dan Cara Menghitungnya
PPh 15 adalah pajak penghasilan yang dihitung dengan norma penghitungan khusus bagi wajib pajak tertentu. Banyak pelaku usaha pelayaran dan penerbangan masih bingung soal penerapannya. Intinya begini. Pemerintah menghitung PPh 15 dari persentase tertentu atas peredaran bruto, sehingga tarif efektifnya berkisar 1,2% sampai 2,64% sesuai jenis usaha. Sebagai pakar hukum, saya melihat PPh 15 memberi kepastian bagi sektor yang sulit dibukukan secara biasa. Meski begitu, salah memilih norma kerap berujung sengketa pajak. Apa Itu PPh 15? Pengertian dan Dasar Hukumnya PPh 15, atau sering disebut PPh Pasal 15, mengatur cara khusus untuk menghitung penghasilan neto. Aturan ini berlaku bagi wajib pajak yang labanya sulit dihitung dengan cara biasa. Landasannya ada di Pasal 15 Undang-Undang Pajak Penghasilan. Lewat pasal itu, Menteri Keuangan berwenang menetapkan norma penghitungan khusus. Setelah itu, Menteri Keuangan menerbitkan sejumlah keputusan untuk sektor tertentu. Ciri utama PPh 15 adalah sebagai berikut: Dengan skema ini, wajib pajak tak perlu menyusun perhitungan laba yang rumit. Kewajiban menyetor dan melapor tetap berjalan. Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS! Siapa Saja Subjek PPh 15? Tidak semua wajib pajak masuk skema PPh 15. Pemerintah menetapkannya khusus untuk kelompok usaha dengan karakteristik tertentu. Berikut subjek PPh 15 yang paling sering ditemui: Pasal 15 juga menyebut kelompok lain, misalnya perusahaan pengeboran minyak dan gas bumi. Jadi, cek dulu apakah usahamu punya norma khusus. Tarif PPh 15 untuk Setiap Sektor Usaha Tarif PPh 15 berbeda di tiap sektor. Pemerintah menghitung tarif efektif dengan mengalikan norma penghasilan neto dengan tarif pajak yang dipakai saat norma ditetapkan. Simak rincian tarif PPh 15 yang berlaku umum: Catatan Penting soal Sifat Final Pelunasan PPh 15 untuk KPD asing tidak berstatus final. Kamu bisa mengkreditkannya di SPT Tahunan PPh. Jasa maklon mainan anak memakai norma 7% dari biaya pembuatan, di luar bahan baku langsung. Hasilnya dikenai tarif PPh badan yang berlaku. Regulasi bisa berubah sewaktu-waktu. Karena itu, selalu cek pengumuman terbaru di situs resmi Direktorat Jenderal Pajak. Cara Menghitung PPh 15 Langkah demi Langkah Cara menghitung PPh 15 sebenarnya sederhana. Kamu hanya perlu dua data: peredaran bruto dan tarif efektif sektormu. Ikuti urutan berikut: Layanan Pendirian PT Umum dan CV dengan Skema Bayar Setelah Jadi, Bonus Gabung Komunitas Pengusaha. KLIK DI SINI untuk KONSULTASI GRATIS! Rumus Umum PPh 15 Rumusnya singkat: PPh 15 terutang = tarif efektif × peredaran bruto. Biaya operasional tidak ikut mengurangi dasar perhitungan. Contoh Perhitungan PPh 15 Contoh 1: pelayaran dalam negeri. PT Samudra Nusantara menerima peredaran bruto Rp500.000.000 dari jasa pengangkutan. PPh 15 terutangnya 1,2% × Rp500.000.000 = Rp6.000.000. Contoh 2: penerbangan dalam negeri. Sebuah perusahaan carter pesawat memperoleh Rp1.000.000.000 dalam setahun. Dengan tarif 1,8%, PPh 15 terutangnya Rp18.000.000. Contoh 3: BUT pelayaran luar negeri. BUT pelayaran asing mencatat peredaran bruto Rp2.000.000.000. PPh 15 terutangnya 2,64% × Rp2.000.000.000 = Rp52.800.000. Contoh 4: KPD asing. Sebuah KPD menerima peredaran bruto Rp800.000.000. Pelunasannya 1,8% × Rp800.000.000 = Rp14.400.000, dan angka ini bisa dikreditkan di SPT Tahunan. Penyetoran dan Pelaporan PPh 15 Kalau pengguna jasa termasuk pemotong pajak, ia memotong PPh 15 saat membayar. Setelah itu, ia menyerahkan bukti potong kepada wajib pajak. Kalau pengguna jasa bukan pemotong pajak, wajib pajak menyetor sendiri paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya. Pelaporan SPT Masa menyusul paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya. Tips Merapikan Administrasi Simpan semua bukti potong dan bukti setor. Dokumen ini jadi pegangan utama saat ada pemeriksaan. Selain itu, catat peredaran bruto setiap bulan. Kebiasaan sederhana ini mencegah selisih angka di akhir tahun. FAQ Apakah PPh 15 bersifat final? Sebagian besar jenis PPh 15 berstatus final, seperti pelayaran dan penerbangan dalam negeri serta BUT luar negeri. Pengecualiannya PPh 15 atas KPD asing, karena pelunasannya bisa dikreditkan. Apa beda PPh 15 dengan PPh Badan biasa? PPh Badan biasa dihitung dari laba kena pajak setelah biaya dikurangkan. PPh 15 dihitung langsung dari peredaran bruto memakai norma persentase tertentu. Apa risikonya kalau salah menghitung PPh 15? Salah hitung bisa menimbulkan kurang bayar dan sanksi administrasi. Direktorat Jenderal Pajak juga dapat menerbitkan ketetapan pajak setelah pemeriksaan. Kesimpulan PPh 15 adalah skema pajak khusus yang memakai norma penghitungan berbasis peredaran bruto. Tarifnya berbeda di tiap sektor, jadi pastikan kategori usahamu sudah tepat sejak awal. Langkah yang saya sarankan cukup jelas. Petakan jenis usaha, tentukan tarif efektif, lalu rapikan dokumentasi peredaran bruto. Menurut saya, administrasi yang tertib adalah pegangan terbaik ketika pemeriksaan pajak datang. Kalau kamu masih ragu menerapkan PPh 15 pada usahamu, jangan pikul sendiri. Klik poster yang tersedia atau tombol “KONSULTASI GRATIS” di pojok kanan website ini, dan tim kami siap membantu. Ringkasan Referensi





